WBC umumkan duel petinju tidak terkalahkan Kyakonye lawan Morejon - ANTARA News Megapolitan

2026/10/07

Jakarta (ANTARA) - World Boxing Council (WBC) mengumumkan duel petinju tak terkalahkan antara Willy Kyakonye melawan Angelo Morejon untuk perebutan sabuk kelas bridger WBC Silver di Theater Carre di Amsterdam, Belanda, 12 Oktober.

"Willy Kyakonye dan Angelo Morejon akan menjadi bintang utama dalam acara tahunan Ben Bril Memorial untuk memperebutkan sabuk juara kelas bridger (90 - 101,6kg) WBC Silver," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Kyakonye, petinju kelahiran Uganda yang berbasis di Belanda, memasuki pertarungan dengan catatan 14 kemenangan, termasuk 13 knockout (KO).

Bertarung di depan pendukung tuan rumah, ia akan berusaha merebut sabuk juara dan melanjutkan karir yang ditandai dengan kekuatan pukulannya. Untuk pertarungan itu, Kyakonye akan turun kelas dari kelas berat ke kelas bridger.

Baca juga: Ricardo Malajika bungkam Tsuboi untuk rebut sabuk juara dunia WBC
Baca juga: WBC umumkan dua duel perebutan juara dunia berlangsung di Jepang pada 27 September
Baca juga: Martinez pertahankan sabuk WBC usai TKO Planic

Di sudut lain ring akan ada Morejon, seorang petinju kidal kelahiran Kuba yang berbasis di Italia, yang memegang gelar juara kelas berat nasional.

Petinju yang tak terkalahkan dalam 11 pertandingan dengan delapan KO itu datang membawa rekam jejak amatir yang kuat untuk merebut sabuk juara.

Morejon berada di peringkat kelima dalam peringkat kelas brider WBC, sementara Kyakonye berada di peringkat kesembilan.

WBC menyatakan bahwa pertarungan itu menawarkan kesempatan bagi kedua petinju untuk memperkuat posisi mereka di divisi yang saat ini dipimpin oleh juara dunia asal Belgia, Ryad Merhy.

Dengan kekuatan pukulan KO di kedua sudut ring dan sabuk WBC Sillver sebagai taruhan, Theater Carre akan menjadi tuan rumah pertandingan yang dapat menandai langkah maju yang signifikan dalam karier pemenangnya.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.