Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:09 WIB
VIVA – Warganet berbondong-bondong serang akun Instagram resmi Federasi Sepak Bola Oman (OFA). Hal ini setelah wasit Khalfan Al-Amouri asal Oman dianggap banyak melakukan keputusan yang merugikan Timnas Indonesia saat menghadapi Singapura di Piala AFF 2026.
Baca Juga
Kontroversi kepemimpinan wasit kembali terjadi dalam laga penentuan Grup A Piala AFF 2026 antara Timnas Indonesia melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026). Sejumlah keputusan Khalfan Al-Amouri asal Oman memantik perdebatan karena dianggap merugikan perjuangan skuad Garuda yang sedang memburu tiket semifinal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Laga tersebut memang berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Timnas Indonesia datang dengan target wajib menang untuk menjaga asa lolos, sementara Singapura hanya membutuhkan hasil yang lebih baik demi mengamankan posisi di klasemen.
Baca Juga
Momen pertama yang memancing protes terjadi pada menit ke-20. Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Baker, terjatuh di dalam kotak penalti setelah mendapat kontak dari pemain Singapura saat berupaya mengejar bola.
Mitchell Baker
Photo :
- X - Timnas Indonesia
Baca Juga
Para pemain Indonesia langsung mengangkat tangan meminta hadiah penalti. Namun, Khalfan Al-Amouri bergeming dan memutuskan pertandingan tetap dilanjutkan meski tayangan ulang memperlihatkan adanya benturan yang kemudian menjadi bahan perdebatan di kalangan suporter.
Keputusan tersebut membuat bangku cadangan Timnas Indonesia terlihat kecewa. Di media sosial, banyak pendukung Garuda mempertanyakan mengapa insiden itu tidak berujung pada hukuman penalti bagi Indonesia.
Kontroversi belum berhenti sampai di situ. Memasuki babak kedua, pertandingan kembali diwarnai insiden yang melibatkan Ivar Jenner dan gelandang Singapura, Song Ui-young.
Dalam perebutan bola, Song Ui-young diduga melakukan sikutan yang mengenai Ivar Jenner. Wasit sempat mengeluarkan kartu kuning kedua yang otomatis berujung kartu merah, sehingga pemain Singapura terlihat meninggalkan lapangan.
Mohammed Khalfan Salim
Photo :
- Istimewa
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun situasi berubah setelah Khalfan Al-Amouri menerima masukan dari Video Assistant Referee (VAR). Usai meninjau tayangan ulang di monitor pinggir lapangan, keputusan tersebut dibatalkan sehingga Song Ui-young tetap diizinkan melanjutkan pertandingan.
Perubahan keputusan itu langsung memicu protes keras dari para pemain Timnas Indonesia. Mereka mengerubungi wasit karena menilai kontak yang terjadi sudah cukup untuk berbuah kartu kuning kedua.
Halaman Selanjutnya
Reaksi serupa juga bermunculan di media sosial. Banyak suporter mempertanyakan konsistensi penggunaan VAR, terutama karena dua keputusan penting sepanjang pertandingan dinilai tidak berpihak kepada Indonesia.