Warga Pekayon Panik Dengar Ledakan Gas, 24 Orang Diduga Keracunan Hirup Amonia

2026/09/29

Selasa, 29 September 2026 - 15:53 WIB

Jakarta, VIVA – Warga RT 01/RW 04 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, panik berhamburan keluar rumah saat mendengar suara ledakan gas dari salah satu perusahaan di kawasan tersebut hingga diduga keracunan karena menghirup amonia dari gas yang bocor.

Baca Juga

"Kami semua (warga) mendengar ledakan, ketika ledakan itu berbunyi, terus beberapa detik itu langsung udara berubah, jadi menghirup gas amonia," kata Ketua RT 01/RW 04 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Indrajaya di Jakarta Timur, Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suara ledakan itu terdengar pada Senin 28 September sekitar pukul 14.10 WIB saat warga sedang menjalankan aktivitas seperti biasa di rumah maupun lingkungan sekitar permukiman.

Baca Juga

Indrajaya menyebut udara yang dihirup warga terasa panas, membuat tenggorokan kering, dan mata perih. Warga juga melihat kabut putih seperti partikel yang menyebar di sekitar permukiman.

Warga di dalam rumah langsung berhamburan keluar mencari udara yang lebih aman untuk pernapasan.

Baca Juga

"Karena sempat ada seperti buih kabut gitu kayak putih, warga yang merasakan aroma menyengat hingga masuk rumah dan memenuhi udara, langsung berhamburan keluar rumah," jelas Indrajaya.

Indrajaya menyebut dirinya yang saat itu berada di rumah langsung mengimbau warga untuk keluar dari rumah karena dampak gas bocor mulai terasa masuk ke dalam permukiman.

Dia juga kemudian berkoordinasi dengan pihak RW, kelurahan, kecamatan, dan petugas kesehatan untuk mengevakuasi warga.

"Kita evakuasi ke kantor Kecamatan Pasar Rebo," ucap Indra.

Di lokasi pengungsian, petugas medis memeriksa warga yang terdampak.

Menurut Indra, sebagian warga kemudian diperbolehkan kembali ke rumah sekitar pukul 16.00 WIB setelah kondisi udara dinilai mulai membaik.

Salah seorang warga Pekayon, Suranto (63), mengaku saat terdengar suara ledakan, dirinya sedang memasak untuk berjualan nasi goreng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Awalnya biasa kita dengar aktivitas di kawasan pabrik, tapi pas sekitar 30 detik ada bau menyengat mulai tersebar ke lingkungan. Langsung gelisah kitanya. Kita tuh gelisah udah tidak karuan," kata Suranto.

Suranto mengatakan warga yang berada di sekitar lokasi langsung kesulitan bernapas dan mengalami mata perih setelah gas menyebar.

Halaman Selanjutnya

Dia bahkan sempat masuk ke dalam rumah untuk menutup pintu. Namun, aroma gas menyengat juga masuk ke dalam rumah.