Wali Kota rotasi tiga pejabat sebagai langkah penyesuaian - ANTARA News Kalimantan Timur

2026/07/25

Mutasi, rotasi, maupun promosi jabatan bukan proses formalitas. Ini bagian dari akselerasi kinerja organisasi

Balikpapan (ANTARA) - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud merotasi tiga pembantunya. Sejak Jumat 24/1 malam, Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Idham menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Perekonomian, jabatan yang sebelumnya dipegang Neny Dwi Winahyu, yang malam itu juga dilantik menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan.  

Pada saat yang sama Elyzabeth Toruan resmi menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, naik dari jabatan lamanya sebagai Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kota Balikpapan.

Rahmad Mas’ud menegaskan perubahan struktur ini sebagai bagian dari penyesuaian organisasi agar tetap responsif terhadap kebutuhan pelayanan publik.

“Mutasi, rotasi, maupun promosi jabatan bukan proses formalitas. Ini bagian dari akselerasi kinerja organisasi,” tegas Wali Kota Rahmad usai melantik ketiga pejabat tinggi pratama di ruang kerjanya di Balai Kota Balikpapan.

Ia menjelaskan pejabat pimpinan tinggi memiliki peran strategis dalam menerjemahkan kebijakan menjadi program yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri dengan tugas pokok dan fungsi yang baru.

Rahmad juga menekankan pentingnya pemetaan kendala di masing-masing perangkat daerah. Ia meminta setiap pejabat segera menuntaskan program yang belum selesai dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan. Pemerintah daerah, katanya, membutuhkan percepatan kerja agar target pembangunan dapat dicapai sesuai rencana.

Wali Kota Rahmad juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik. Digitalisasi, kata Wali Kota, adalah kunci untuk memotong birokrasi yang berbelit dan meningkatkan efisiensi layanan kepada masyarakat.

Rahmad mengingatkan seluruh pejabat menjaga integritas serta menjauhkan diri dari praktik korupsi. “Integritas adalah modal utama dalam memimpin organisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan perangkat daerah sangat ditentukan oleh kekompakan tim. Rahmad meminta setiap pemimpin merangkul seluruh staf dan membangun lingkungan kerja yang harmonis serta produktif.

Menutup sambutan, Rahmad mengajak seluruh ASN memberikan dukungan kepada pejabat yang baru dilantik agar proses adaptasi berjalan cepat dan pelayanan publik tetap terjaga. Ia berharap rotasi ini membawa dampak positif bagi kinerja pemerintah daerah dan masyarakat Kota Balikpapan.  (Adv Diskominfo Balikpapan) 

Pewarta: Novi Abdi
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.