Wabup: Kontingen Pramuka Manokwari jadi duta budaya pada Jamnas XII - ANTARA News Papua Tengah

2026/08/04

Manokwari (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Manokwari Mugiyono mengatakan kontingen Pramuka Penggalang Kwartir Cabang (Kwarcab) Manokwari tidak hanya menjaga nama baik daerah, tetapi harus menjadi duta budaya pada Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 di Cibubur, Jawa Barat.

"Jadilah duta budaya, adat istiadat dan perkenalkan potensi yang ada di Manokwari ke tingkat nasional lewat event Jamnas," katanya saat melepas kontingen Kwarcab Manokwari di Manokwari, Papua Barat, Selasa.

Menurut dia, gerakan pramuka merupakan wahana pembentukan karakter pelajar menjadi pribadi yang lebih tangguh, disiplin, bertanggung jawab, serta mengutamakan nilai-nilai gotong royong dan persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Keikutsertaan kontingen Kwarcab Manokwari pada kegiatan nasional harus dimanfaatkan sebaik mungkin dengan menampilkan perfoma maksimal dalam semua jenis kegiatan selama penyelenggaraan Jamnas XII, sehingga citra positif daerah semakin dikenal luas.

"Jangan ada satu orang pun yang buat masalah karena efeknya tidak hanya kepada kwarcab tapi daerah asal," kata dia.

Dia menyebut gerakan pramuka sejalan dengan visi Kabupaten Manokwari dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, cerdas, berdaya saing, dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk pembangunan daerah berkelanjutan.

Seluruh materi yang diperoleh selama mengikuti Jamnas 2026 berdampak positif terhadap perluasan wawasan peserta, sekaligus menjadi referensi untuk diadopsi ke dalam berbagai program di masing-masing daerah sehingga Gerakan Pramuka semakin berkualitas.

"Kalian akan bertemu dengan ribuan kontingen dari semua provinsi di Indonesia. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk belajar," kata Mugiyono.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Manokwari Wanto menjelaskan Jamnas XII selama 13 hingga 20 Agustus 2026 dengan tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan".

Keikutsertaan pada kegiatan itu tidak terlepas dari dukungan anggaran yang dialokasikan pemerintah kabupaten kurang lebih Rp300 juta untuk biaya transportasi 50 peserta terdiri atas 38 pelajar dan 12 tim pendamping, serta kebutuhan lainnya.

"Peserta yang ikut dari berbagai sekolah menengah pertama di Kabupaten Manokwari," ucap dia.

Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.