“Kami sangat membutuhkan publikasi yang luas agar inovasi yang dihasilkan Fakultas Vokasi tidak hanya berhenti di jurnal, tetapi juga bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat,”
Surabaya (ANTARA) - Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair) menjalin kerja sama dengan Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dan No Limit Indonesia untuk memperluas publikasi hasil riset, inovasi, serta meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam pemanfaatan teknologi digital.
“Kami sangat membutuhkan publikasi yang luas agar inovasi yang dihasilkan Fakultas Vokasi tidak hanya berhenti di jurnal, tetapi juga bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat,” kata Dekan Fakultas Vokasi Unair Prof. Dian Yulie Reindrawati di Surabaya, Jumat.
Ia mengatakan Fakultas Vokasi Unair yang memiliki 20 program studi (prodi) menghasilkan berbagai kegiatan dan inovasi yang perlu diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat melalui dukungan media.
Menurut dia, kerja sama dengan media dapat memperluas jangkauan publikasi dari tingkat lokal dan nasional hingga internasional, sekaligus memperkuat keterhubungan antara perguruan tinggi, industri, dan masyarakat.
Dian menjelaskan bahwa Fakultas Vokasi juga membutuhkan kolaborasi riset yang melibatkan dosen dan mahasiswa agar hasil penelitian dapat dikembangkan menjadi aksi nyata yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Kami ingin ada keterkaitan yang nyata antara kami, industri, dan media untuk membantu memublikasikan inovasi sekaligus memperkuat citra lulusan agar siap diterima di dunia kerja,” ujarnya.
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara kantor berita dan institusi pendidikan, khususnya pendidikan vokasi yang berorientasi pada keterampilan dan kesiapan kerja.
“Kantor Berita ANTARA membutuhkan institusi pendidikan, khususnya vokasi, karena selain memiliki basis pengetahuan, vokasi juga memiliki basis tindakan dan menghasilkan lulusan yang siap pakai serta siap kerja,” katanya.
Menurut dia, ANTARA memiliki jaringan nasional dan internasional yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan informasi mengenai inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi.
“Penting agar hasil baru dan inovasi dari vokasi layak dipublikasikan sehingga meningkatkan daya saing dan membuat institusi pendidikan semakin dikenal,” katanya.
Sementara itu, CEO PT No Limit Indonesia Aqsath Rasyid Naradhipa mengatakan pihaknya memberikan dukungan berupa 100 lisensi dasbor pemantauan media atau media monitoring kepada Fakultas Vokasi Unair.
Melalui fasilitas tersebut, mahasiswa dapat mempelajari penggunaan teknologi untuk memantau isu, menyusun perencanaan kampanye, serta merancang strategi media dengan memanfaatkan data besar (big data) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Ia menjelaskan bahwa lisensi tersebut diberikan secara gratis sehingga mahasiswa dapat mengakses dan mempraktikkan penggunaan perangkat digital tanpa harus membayar biaya berlangganan.
Aqsath berharap dukungan perangkat teknologi itu dapat membantu mahasiswa vokasi mengembangkan keterampilan praktis yang dibutuhkan dunia kerja, baik di sektor swasta maupun pemerintahan.
Menurut dia, penguasaan keterampilan perlu disertai akses terhadap perangkat pendukung agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung.
Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat hubungan antara dunia akademik, industri, dan media dalam mendorong pemanfaatan hasil riset serta menyiapkan lulusan yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Vokasi Unair gandeng ANTARA dan No Limit perkuat publikasi riset
Pewarta : Willi Irawan
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026