Undana dan PT KIB perkuat riset untuk investasi di NTT

2026/07/27

Undana dan PT KIB perkuat riset untuk investasi di NTT

Senin, 27 Juli 2026 13:32 WIB

Image Print

Foto bersama manajemen Undana dan PT KIB di Undana Kupang, ANTARA/Ho-Undana

Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Kawasan Industri Bolok (KIB) Kupang memperkuat riset, menyusun profil investasi, dan mendukung pengembangan kawasan industri di Kabupaten Kupang.

Wakil Rektor I Undana Prof. Annytha I.R. Detha di Kupang, Senin mengatakan dalam pertemuan itu kedua pihak membahas peluang kerja sama di bidang penelitian, penyusunan profil investasi, pengabdian kepada masyarakat, hingga pelibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

"Sinergi ini menyatakan Undana siap mendukung pengembangan Kawasan Industri Bolok melalui tim akademik dari berbagai disiplin ilmu," katanya.

Untuk realisasinya ujar dia Undana akan menempatkan mahasiswa untuk melakukan kuliah kerja nyata di Kawasan Industri Bolok.

Namun penempatan mahasiswa KKN di kawasan industry itu belum dapat dilakukan pada tahun 2026 karena lokasi telah ditetapkan, namun peluang tersebut terbuka pada periode berikutnya.

"Kami siap memberikan dukungan melalui tim akademik dan kelompok-kelompok riset yang dimiliki Undana. Tim tersebut dapat membantu berbagai kebutuhan kajian, termasuk AMDAL, kajian sosial, ekonomi, maupun aspek lainnya yang dibutuhkan dalam pengembangan kawasan industri," ujar dia.

Undana tambah dia juga, siap melibatkan para peneliti untuk membantu penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), kajian sosial, studi ekonomi, serta berbagai kajian lain yang dibutuhkan dalam pengembangan kawasan industri.

Melalui kolaborasi tersebut, kedua pihak berharap tersusun profil investasi berbasis data ilmiah yang dapat meningkatkan kepercayaan investor serta mendorong percepatan pengembangan Kawasan Industri Bolok sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

Direktur Utama PT KIB Rusyanto Nehemia Constatin Hiskia mengatakan kawasan industri yang dikelola perusahaan seluas sekitar 900 hektare masih memerlukan penguatan kajian ilmiah untuk meningkatkan daya tarik investasi.

Menurut dia, calon investor membutuhkan informasi yang lengkap dan berbasis data sebelum memutuskan menanamkan modal di suatu kawasan.

"Calon investor membutuhkan informasi yang lengkap, akurat, dan berbasis data sebelum mengambil keputusan untuk berinvestasi. Kami ingin membangun kerja sama di bidang penelitian dan kajian sehingga kami dapat menyajikan informasi yang komprehensif mengenai potensi kawasan serta peluang usaha yang dapat dikembangkan," katanya.

Ia menambahkan PT KIB juga membuka peluang bagi mahasiswa Undana untuk terlibat dalam kegiatan KKN guna membantu pemetaan kawasan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan industri.

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.