Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak lima Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Bank Indonesia Jawa Timur (BI Jatim) meraih potensi Rp19,4 miliar dari penjajakan bisnis atau business matching dalam gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026.
"Dukungan terhadap perluasan akses pasar dan pembiayaan juga diwujudkan melalui kegiatan business matching," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur Ibrahim di Surabaya, Jumat.
Dalam acara tersebut, sebanyak 65 UMKM binaan dan mitra BI Jawa Timur berpartisipasi dalam pameran online yang berlangsung pada 25 Juli hingga 30 Agustus 2026 melalui website resmi KKI.
Sementara pada pameran offline yang berlangsung pada 20 sampai 23 Agustus 2026, BI Jawa Timur mengikutsertakan tujuh UMKM Wastra dan Laras Nusantara dengan produk ready to wear, enam UMKM produk makanan dan minuman, serta empat UMKM produk home decor yang ditampilkan di Rumah Nusantara.
Dari jumlah UMKM binaan yang terlibat, sebanyak sembilan UMKM mengikuti rangkaian business matching hingga akhirnya lima UMKM di antaranya berhasil melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan total nilai mencapai Rp19,4 miliar.
"Capaian tersebut menunjukkan semakin terbukanya akses UMKM binaan BI Jawa Timur terhadap calon mitra usaha dan pasar yang lebih luas," ujar Ibrahim.
Ibrahim menuturkan keikutsertaan UMKM binaan BI Jawa Timur dalam KKI 2026 menunjukkan bahwa penguatan kapasitas, inovasi produk, perluasan akses pasar, serta kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mendorong UMKM naik kelas.
"Ini sekaligus memperkuat peluang pengembangan usaha melalui kemitraan dan perluasan jaringan bisnis," katanya.
Dalam KKI 2026 sendiri secara nasional melibatkan sebanyak 1.860 UMKM dan menghasilkan business matching ekspor mencapai Rp169,9 miliar dari 192 UMKM oleh pembeli asal 16 negara.
Untuk business matching pembiayaan mencapai Rp285 miliar atau meningkat 30,3 persen dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir.
"Capaian tersebut menunjukkan semakin luasnya akses UMKM terhadap pasar, pembiayaan, dan jejaring bisnis di dalam maupun luar negeri," kata Ibrahim.
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.