Turnamen tenis PTS Jateng kembali digelar

2026/08/21

Turnamen tenis PTS Jateng kembali digelar

Sabtu, 22 Agustus 2026 06:08 WIB

Image Print

Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang Prof Masrukhi, didampingi Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Prof. Aisyah Endah Palupi, dan Rektor Upgris Sapto Budoyo. (ANTARA/HO-Pribadi)

Semarang (ANTARA) - Turnamen tenis antarkeluarga besar perguruan tinggi swasta (PTS) di Jawa Tengah kembali digelar pada tahun ini, yakni 28–30 Agustus 2026, setelah sempat vakum selama tujuh tahun lamanya.

Ketua Panitia Adhrial Refaddin, di Semarang, Jumat, mengatakan, pandemi COVID-19 dan proses pemulihan pascapandemi membuat agenda olahraga antarPTS tersebut sempat terhenti cukup lama.

Turnamen tenis tersebut digelar atas kerja sama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah (LLDikti) Wilayah VI dengan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) dan Universitas PGRI Semarang (Upgris) Semarang.

Sebanyak 42 pasangan dari berbagai PTS telah mendaftarkan diri untuk ambil bagian dalam kejuaraan yang mengedepankan sportivitas, silaturahmi, dan kolaborasi tersebut.

Sejumlah PTS tercatat mengirimkan peserta dalam jumlah cukup banyak, di antaranya Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Unimus, Upgris, Universitas Semarang (USM), serta Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Panitia juga masih menunggu sejumlah PTS lain yang tengah meminta persetujuan pimpinan perguruan tinggi masing-masing.

Ia menyebutkan empat nomor pertandingan yang dipertandingkan, yakni ganda eksekutif, yakni ganda dengan akumulasi usia 100 tahun, ganda akumulasi usia 90 tahun, dan ganda akumulasi usia 80 tahun.

Ganda eksekutif menjadi salah satu nomor yang diperkenalkan pada edisi kali ini karena pesertanya berasal dari unsur pimpinan perguruan tinggi, mulai pimpinan yayasan, rektorat, dekanat hingga pimpinan di tingkat program studi.

Sedangkan kategori kelompok usia disiapkan untuk memberikan ruang bagi para dosen maupun tenaga kependidikan yang masih aktif bermain tenis di berbagai rentang usia.

Peserta tidak hanya berasal dari kalangan pimpinan perguruan tinggi, namun terbuka kesempatan bagi unsur yayasan, rektorat, dekanat, hingga ketua program studi, dosen tetap, dan tenaga kependidikan.

Pertandingan turnamen itu akan digelar di tiga lapangan secara paralel, yakni lapangan tenis LLDIKTI Wilayah VI, Upgris, dan Unimus untuk mengantisipasi peserta yang membeludak.

Pembukaan kejuaraan dijadwalkan Jumat (28/8) pagi di LLDIKTI Wilayah VI. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyiapkan pertandingan ekshibisi yang melibatkan sejumlah pimpinan perguruan tinggi.

Beberapa rektor PTS maupun perguruan tinggi negeri direncanakan ambil bagian, termasuk dari Unimus, UPGRIS, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), serta Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Adhrial menambahkan, semangat utama turnamen adalah membangun kebersamaan keluarga besar PTS Jawa Tengah. Menurutnya, kekuatan PTS tidak hanya terletak pada kompetisi antarperguruan tinggi, tetapi juga kemampuan untuk saling bekerja sama.

"Pesan utama dari kegiatan ini adalah kami akan bertanding tidak hanya untuk menjadi juara, tetapi hadir untuk membangun persaudaraan, kebersamaan, dan kolaborasi perguruan tinggi di Wilayah VI dan PTS di Jateng," pesannya.

Sementara itu, Rektor Unimus Prof Masrukhi menyambut positif penyelenggaraan turnamen, dan berharap kegiatan tersebut menjadi momentum pembinaan PTS,, sekaligus memperluas ruang komunikasi antarkampus.

"Ajang ini sangat positif untuk pembinaan kami semua, khususnya perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah," katanya.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.