Trump batalkan rencana serangan ke Iran untuk beri ruang perdamaian

2026/08/02

Trump batalkan rencana serangan ke Iran untuk beri ruang perdamaian

Minggu, 2 Agustus 2026 12:34 WIB

Image Print

Presiden AS Donald Trump (tengah) menghadiri upacara penyerahan bersama Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum (kanan) setelah Spanyol memenangkan pertandingan final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina di New Jersey, Amerika Serikat, pada 19 Juli 2026. ANTARA/Evrim Aydın - Anadolu Agency/pri.

Istanbul (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (1/8) mengatakan bahwa ia membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran setelah Teheran dan negara-negara lain di Timur Tengah meminta waktu untuk menyelesaikan kerangka kesepakatan damai.

Trump juga menyebut Israel telah bergabung dalam komitmen tersebut.

Dalam unggahan di platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump mengklaim bahwa semua pihak telah menyetujui batas-batas dari potensi kesepakatan yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz secara segera, penuh, dan total, serta diakhirinya ancaman nuklir Iran.

Trump mengatakan bahwa ia setuju membatalkan serangan tersebut “demi kepentingan masa depan dunia dan juga demi kelangsungan hidup Iran yang sukses dan makmur.”

Namun, ia menegaskan keputusan itu bergantung pada kemampuan semua pihak untuk “segera mencapai kesepakatan.”

“AS berada dalam kondisi siap dan siaga untuk melancarkan serangan Republik Islam Iran, dengan tingkat kekuatan militer, daya tempur, dan kemampuan yang belum pernah terlihat sejak Perang Dunia II,” tulis Trump.

Ia juga mengatakan Israel telah menyetujui komitmen tersebut untuk menunda serangan.

“Semua pihak, segera bekerja dan tuntaskan ini,” tambah Trump.

Sumber: Anadolu

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Trump batalkan rencana serangan ke Iran untuk beri ruang perdamaian

Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor: Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026