Jakarta -
Sering kesal karena pisang cepat busuk? Coba trik 15 detik ini setelah membelinya. Cukup bungkus area tangkainya, pisang dijamin awet dan segar lebih lama!
Pisang merupakan salah satu buah favorit pencinta hidup sehat. Selain teksturnya yang lembut, banyak orang suka pisang berkat rasanya yang manis dan praktis dikonsumsi.
Namun, buah tropis ini memiliki kecenderungan yang kerap menjengkelkan. Kualitas pisang bisa menurun dengan cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pisang dapat berubah dari warna kuning cerah yang sempurna menjadi berbintik-bintik cokelat dan bertekstur lembek hampir hanya dalam semalam.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara penyimpanan yang tepat agar buah tidak terbuang sia-sia.
Untuk menyiasati masalah tersebut, All Recipes (27/8) mengungkap sebuah trik sederhana berdurasi 15 detik yang bisa langsung kamu praktikkan di rumah usai beli pisang.
Caranya, cukup membungkus tangkai pisang menggunakan selembar aluminium foil maupun plastik pembungkus makanan sesaat sebelum meletakkannya di atas meja dapur.
Kepopuleran trik ini bahkan menginspirasi lahirnya produk inovatif bernama Nana Hats, yakni sebuah penutup silikon pakai ulang berhiaskan topi mungil yang dirancang khusus menutupi tangkai pisang.
Menutup pisang dengan aluminium foil bisa menjadi salah satu trik jitu. Foto: Getty Images
Penutup ini menjalankan fungsi yang sama seperti aluminium foil, tetapi memberikan sentuhan estetis yang unik.
Lantas, mengapa trik membungkus tangkai pisang sangat dianjurkan? Kunci utamanya terletak pada etilen, gas alami yang diproduksi pisang saat matang.
Mayoritas gas etilen tersebut dilepaskan melalui pangkal atau tangkai sisir.
Dengan membungkus tangkai pisang secara rapat, kamu menekan laju pelepasan gas, yang pada akhirnya memperlambat pematangan pisang secara keseluruhan.
Beberapa uji coba membuktikan bahwa metode ini mampu menjaga kesegaran pisang beberapa hari lebih lama.
Walau membungkus tangkai terbukti membantu, lokasi menyimpan pisang juga berdampak signifikan.
Pertama, selalu simpan pisang di suhu ruangan. Hindari memasukkannya ke dalam kulkas saat kondisi kulitnya masih berwarna hijau.
Kedua, pastikan letak penyimpanannya jauh dari paparan sinar matahari langsung serta area sumber panas di dapur.
Ketiga, beri jarak yang cukup antara pisang dengan buah apel, alpukat, atau tomat. Sebab jenis buah ini juga melepaskan gas etilen.
Terakhir, apabila pisang sudah matang sempurna, barulah kamu bisa memindahkannya ke dalam lemari es.
Suhu dingin memang akan memicu kulit pisang menjadi hitam pekat, tapi daging buah di dalamnya dipastikan tetap segar, padat,
dan nikmat dikonsumsi hingga beberapa hari ke depan.
(Beta Lukitasari Wijaya/adr)