Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB
Jakarta, VIVA – Kemasan plastik kini tak lagi sekadar berfungsi sebagai pelindung produk, tapi juga menjadi salah satu strategi pemasaran yang dinilai mampu menarik perhatian konsumen hingga mendorong peningkatan omzet penjualan.
Baca Juga
Direktur Utama Pixelku, Hendrick mengatakan spesifikasi material dan kualitas cetakan kemasan, dapat memengaruhi keputusan konsumen ketika memilih produk di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, kemasan bahkan bekerja sebagai tenaga penjual pasif atau silent salesman, yang bertugas menarik perhatian calon pembeli hanya dalam hitungan detik.
Baca Juga
Ilustrasi kemasan plastik.
Photo :
- Pixabay/pexels
“Banyak pelaku usaha yang mengalami peningkatan penjualan secara drastis setelah mereka memutuskan untuk beralih dari kemasan plastik polos biasa ke kemasan plastik fleksibel yang dicetak penuh warna dan tentunya memenuhi standar keamanan pangan," kata Hendrick dalam keterangannya, Selasa, 29 September 2026.
Baca Juga
Dengan pemilihan material yang presisi, menurutnya produk tidak hanya menjadi lebih terjamin kebersihannya dan tahan terhadap berbagai kondisi suhu, tapi juga sukses membuat sebuah merek tampil jauh lebih profesional.
"Hal ini membuat mereka terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan kompetitor yang belum memperhatikan aspek kemasannya,” ujarnya.
Hendrick mengatakan, perubahan kemasan menjadi penting karena konsumen kini semakin mempertimbangkan aspek estetika, kepraktisan, dan kehigienisan sebelum membeli sebuah produk.
Tak hanya tampilan, Hendrick menyebut inovasi bentuk kemasan juga dapat memberikan pengalaman yang lebih praktis bagi konsumen. Salah satunya melalui penggunaan standing pouch yang dapat berdiri tegak dan dilengkapi penutup zipper, sehingga produk lebih mudah digunakan dan disimpan.
"Kemudahan tersebut turut berpotensi meningkatkan loyalitas pelanggan secara berkelanjutan," ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Senada, Executive Director Indonesian Packaging Federation, Dr. Michael Jusanti, menyebut persoalan kemasan justru dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar. Menurutnya, industri kemasan telah mengalami perubahan dari sekadar memproduksi bungkus pelindung, menjadi bagian dari pembentukan identitas visual sebuah produk.
“Kami di asosiasi selalu menekankan kepada para pengusaha bahwa kemasan adalah titik sentuh pertama antara produk dan calon pembeli. Desain kemasan plastik yang inovatif, berkonsep kekinian, dan sangat relevan dengan selera pasar, memegang peranan penting sebagai daya tarik utama," kata Michael.
Halaman Selanjutnya
Secara data dan pengalaman di lapangan, produk dengan kemasan yang berestetika tinggi, tangguh secara struktural, dan fungsional terbukti jauh lebih diminati oleh masyarakat.