Toyota Ungkap Perubahan Selera Konsumen Soal Mobil Elektrifikasi

2026/09/24

Kamis, 24 September 2026 - 15:00 WIB

Jakarta, VIVA– Pasar mobil elektrifikasi di Indonesia terus menunjukkan perkembangan. Toyota mencatat penjualan kendaraan elektrifikasinya hingga Agustus 2026 telah mencapai sekitar 38 ribu unit.

Baca Juga

Angka tersebut menjadi salah satu penopang kinerja Toyota di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ramai dengan kehadiran berbagai merek dan model baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Bansar Maduma mengatakan, penjualan Toyota secara keseluruhan hingga Agustus 2026 telah menembus lebih dari 175 ribu unit.

Baca Juga

Jumlah tersebut tumbuh sekitar 9 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan yang signifikan khususnya di Toyota yaitu kendaraan elektrifikasi,” ujar Bansar dalam pemaparannya.

Baca Juga

Menurut Bansar, capaian penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota hingga Agustus 2026 juga menunjukkan respons masyarakat yang cukup baik terhadap teknologi tersebut.

Toyota sendiri mengelompokkan kendaraan elektrifikasi yang dipasarkannya dalam beberapa jenis teknologi, yakni hybrid electric vehicle (HEV), battery electric vehicle (BEV), dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).

Dari total penjualan Toyota, kontribusi kendaraan elektrifikasi juga mengalami perubahan cukup besar. Jika pada tahun sebelumnya porsinya berada di sekitar 12 persen, hingga Agustus 2026 angkanya sudah mencapai 21 persen.

“Terima kasih juga kepada masyarakat atas respons elektrifikasi dari Toyota yang sangat baik, sehingga hingga di Agustus 2026 ini bisa mencapai 38.000 unit,” kata Bansar.

Ia menambahkan, Toyota juga mencatatkan posisi teratas di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia berdasarkan data yang dipaparkan perusahaan.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa elektrifikasi mulai mengambil porsi yang lebih besar dalam penjualan Toyota. Namun, perusahaan tidak hanya mengandalkan satu jenis teknologi untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Bansar mengatakan Toyota melihat kebutuhan konsumen Indonesia cukup beragam. Karena itu, pilihan teknologi elektrifikasi juga diperluas agar bisa digunakan oleh konsumen dengan kebutuhan berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu model yang disebut memberikan kontribusi adalah Kijang Innova dan Yaris Cross. Kedua model tersebut menjadi bagian dari lini kendaraan elektrifikasi Toyota di Indonesia.

Selain kendaraan elektrifikasi, beberapa model bermesin konvensional juga masih menjadi bagian penting dari penjualan Toyota. Di antaranya Avanza, Veloz, Calya, serta Hilux Rangga yang baru diluncurkan.

Halaman Selanjutnya

Dengan kondisi tersebut, pertumbuhan penjualan Toyota hingga Agustus tidak hanya berasal dari kendaraan elektrifikasi. Namun, kenaikan kontribusi kendaraan elektrifikasi menjadi salah satu perubahan yang cukup terlihat dalam komposisi penjualan perusahaan.