Tour de France 2026 - Carapaz menangi etape 18 lewat serangan solo

2026/07/24

Tour de France 2026 - Carapaz menangi etape 18 lewat serangan solo

Jumat, 24 Juli 2026 11:15 WIB

Image Print

Pembalap sepeda tim INEOS Grenadiers Richard Carapaz melaju saat balapan Giro d'Italia etape 19 dari Marano Lagunare ke Santuario di Castelmonte, (27/5/2022). Richard Carapaz kokoh mengenakan jersey maglia rosa yang ​​​​​​​merupakan penanda pembalap teratas pada general classifications (GC) dengan dibuntuti pembalap Bora-Hansgrohe Jai Hindley dengan selisih waktu hanya 3 detik. ANTARA FOTO/REUTERS/Jennifer Lorenzini/aww.

Jakarta (ANTARA) -

Pembalap EF Education-EasyPost, Richard Carapaz, memenangi etape ke-18 Tour de France 2026 setelah melancarkan serangan solo pada tanjakan terakhir menuju Orcières-Merlette, Prancis, Kamis (23/7).

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan etape kedua Carapaz sepanjang karirnya di Tour de France sekaligus mengantarkannya menembus 10 besar klasemen umum setelah meraih keuntungan waktu dari aksi breakaway.

"Ini hari yang istimewa. Kami sudah beberapa kali mencoba menang dari breakaway, tetapi belum berhasil. Hari ini etapenya sangat berat dan tanjakan terakhir sangat sesuai dengan karakter saya. Saya menunggu momen yang tepat untuk menyerang dan akhirnya bisa menikmati kemenangan," kata Carapaz dikutip dari laman Tour de France.

Pembalap asal Ekuador itu finis terdepan dengan keunggulan 45 detik atas Mauro Schmid (Jayco AlUla), sedangkan Matteo Jorgenson (Visma-Lease a Bike) menempati posisi ketiga.

Etape pegunungan dengan total elevasi sekitar 3.900 meter berlangsung agresif sejak awal.

Pertarungan untuk membentuk kelompok breakaway berlangsung sengit sebelum akhirnya 14 pembalap berhasil melepaskan diri dari peloton, termasuk Carapaz, Jorgenson, Mauro Schmid, Valentin Paret-Peintre, Egan Bernal, dan Mads Pedersen.

Paret-Peintre mengumpulkan poin maksimal pada sejumlah tanjakan untuk memperkuat persaingan klasifikasi raja tanjakan (King of the Mountains/KOM), sementara Pedersen memenangi sprint antara di Corps sehingga memperlebar keunggulannya dalam perebutan jersi hijau.

Memasuki 50 kilometer terakhir, kelompok terdepan mulai terpecah setelah Jorgenson beberapa kali meningkatkan tempo. Carapaz mampu mengimbangi setiap akselerasi hingga enam pembalap terdepan bersama-sama memasuki tanjakan terakhir menuju Orcières-Merlette.

Jorgenson kembali menyerang saat balapan menyisakan sekitar lima kilometer. Namun, Carapaz membalas dengan akselerasi empat kilometer sebelum finis, kemudian kembali meningkatkan kecepatan tiga kilometer menjelang garis akhir.

Serangan tersebut tidak mampu direspons para pesaingnya. Carapaz terus memperlebar jarak hingga menyentuh garis finis seorang diri untuk memastikan kemenangan etape.

Sementara itu, para kandidat juara umum tetap finis bersama dalam kelompok utama. Di sisi lain, Tadej Pogacar kehilangan satu rekan setim setelah Brandon McNulty mengundurkan diri dari balapan karena kondisi fisik yang menurun.

Carapaz mengatakan kemenangan tersebut menjadi hasil dari kerja keras timnya yang selama tiga pekan terus memburu kemenangan etape di Tour de France.

"Semakin sulit memenangkan etape di Tour setiap tahunnya. Kami datang dengan tujuan yang jelas dan mengetahui kekuatan kami. Selama tiga pekan kami mengejar kemenangan ini dan akhirnya berhasil. Kami sangat bahagia," ujar Carapaz.

Pewarta : Arindra Meodia
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.