Namun, menurutnya, penyediaan infrastruktur yang aman dan layak tetap menjadi tanggung jawab pemerintah.
"Semangat gotong royong ini sangat berharga, namun pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai adalah tanggung jawab negara. Pemerintah akan terus mengawal penyelesaiannya agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman," kata Gibran dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).
Selain meninjau lokasi terdampak, Gibran juga berdialog dengan warga untuk mendengar langsung aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat.
"Kehadiran saya di Aceh hari ini adalah untuk melihat langsung kondisi di lapangan, memantau perkembangan penanganan pascabencana yang sedang berjalan, sekaligus mendengar langsung aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat terdampak," ujarnya.
Gibran mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan. Meski demikian, pemerintah berkomitmen mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di wilayah terdampak.
"Pemerintah terus bekerja secara optimal untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di Aceh. Namun demikian, saya menyadari masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan dan tantangan yang perlu terus dibenahi," katanya.
Ia juga menegaskan terbuka terhadap berbagai kritik dan masukan dari masyarakat agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
Baca Juga: Gibran Tinjau Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Bireuen, Progres Capai 80,5 Persen
"Karena itu saya terbuka terhadap setiap aspirasi, masukan, maupun kritik yang konstruktif agar setiap langkah pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gibran turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan pascabencana, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, hingga masyarakat.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong membantu proses pemulihan," tutupnya.