Tim IPB University gelar pelatihan produksi mi sagu di Merauke

2026/09/29

Bogor (ANTARA) - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) IPB University berkolaborasi dengan Universitas Musamus Merauke Provinsi Papua Selatan menggelar pelatihan memproduksi mi sagu untuk mendorong diversifikasi pangan dan ekonomi lokal melalui program Kementerian Transmigrasi.

Ketua TEP IPB University Ratih Kemala Dewi Ph.D dalam keterangannya di Bogor, Selasa, menyatakan pati sagu memiliki potensi besar yang tidak hanya diolah menjadi makanan tradisional biasa, melainkan produk olahan bernilai tambah dan tahan lama seperti mi sagu.

Produk-produk ini diharapkan dapat menjangkau pasar konsumen yang lebih luas.

Sagu memiliki nilai gizi yang sangat sehat, kandungan serat yang tinggi, serta nilai indeks glikemik yang sangat rendah sehingga sangat baik untuk kesehatan.

Baca juga: Kementrans evaluasi 246 program TEP 2026 agar tetap sesuai target

Bahan pangan potensial ini merupakan alternatif pangan karbohidrat yang sangat penting untuk mendukung diversifikasi pangan harian sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi.

"Pelatihan ini menjadi awal dari proses pendampingan yang lebih panjang," katanya.

Setelah mampu membuat mi sagu, selanjutnya melakukan upaya bagaimana produk tersebut dapat dikembangkan, dikemas dengan baik, memenuhi standar keamanan pangan, memperoleh legalitas yang diperlukan, serta mampu menembus pasar lokal maupun pasar yang lebih luas.

Ketua Program Studi Teknik Pertanian Universitas Musamus dalam keterangannya Dr Mega Ayu Yusuf mengapresiasi Tim 13 Ekspedisi Patriot IPB University yang telah berkolaborasi untuk memproduksi mi sagu dengan peralatan dan mesin yang tersedia di Laboratorium Beras Analog dan Sagu.

Pewarta: Syarif Abdullah
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.