Penajam, Kaltim (ANTARA) - Tim gabungan dari berbagai unsur di bawah komando Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur kembali menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 10,65 hektare di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam.
"Karhutla di Sepan terjadi pada Rabu (19/8) siang dan langsung ditangani oleh tim. Pada Kamis pagi besoknya, berdasarkan pengecekan, tidak ada bara dan tidak ada asap sehingga dinyatakan padam, tapi pada sore kemarin muncul api lagi," kata Kepala Pelaksana BPBD Penajam Paser Utara, Nurlaila di Penajam, Jumat.
Semenjak adanya laporan sore kemarin, lanjut ia lagi, tim gabungan kembali diturunkan melakukan penanganan, sehingga sampai hari ini penanganan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara lagi.
Bahkan, penanganan karhutla Jumat ini dibantu dengan alat berat, karena masih adanya tumpukan kayu gelondongan di lokasi tersebut yang dikhawatirkan sampai tumpukan bagian bawah yang termakan api.
Untuk itu, saat alat berat mendorong dan mengangkat tumpukan kayu gelondongan, di saat yang sama petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke kayu yang hangus terbakar agar api benar-benar mati.
"Lokasi karhutla seluas 10,65 hektare ini merupakan lahan bekas perusahaan PT GSA. Material yang terbakar merupakan semak belukar, pepohonan dan tumpukan kayu besar. Di tumpukan kayu inilah yang perlu penanganan ekstra," katanya.
Ia melanjutkan, penanganan hari ketiga Jumat ini masih difokuskan pada pemadaman sejumlah bara api pada tumpukan kayu yang masih terbakar, kemudian di beberapa titik asap yang masih terpantau, hingga pengecekan intensif di lokasi karhutla.
Untuk proses pemadaman dan pendinginan, katanya lagi, dilakukan dengan cara penyemprotan menggunakan tiga mesin portabel dengan tujuh mata semprot dari BPBD, Kesatuan Pengusahaan Huta Produksi (KPHP) Bongan, dan Brigade Karlabun Dinas Pertanian Penajam Paser Utara.
Sedangkan dalam penggunaan alat berat berupa bechoe loader, berasal dari unit milik PT BFI, yakni untuk membantu pembukaan akses masuk ke lokasi karhutla hingga mengurai tumpukan kayu yang terbakar sehingga lebih mudah untuk proses pemadaman dan pendinginan.
"Tim gabungan yang membantu pemadaman hari ini berasal dari BPBD, KPHP Bongan, Brigade Karlabun, PT Balikpapan Forest Industris (BFI), Babinsa, dan Bhabinkamtibmas," kata Nurlaila.
Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.