Tekan harga beras di Kalteng, BI perkuat pasokan dari Sulawesi Selatan
Selasa, 13 Oktober 2026 15:40 WIB
Kepala Perwakilan BI Kalteng Yuliansah Andrias bersama sejumlah pejabat saat Penguatan Pasokan dan Distribusi Beras TPID Kalteng di Gudang Perum Bulog Palangka Raya, Selasa (13/10/2026). ANTARA/HO.
Palangka Raya (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah bersama Bulog dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setempat, memperkuat pasokan dan distribusi beras guna menekan inflasi yang masih relatif tinggi akibat kenaikan harga komoditas pangan tersebut.
Harga beras di provinsi ini relatif tinggi dan menjadi salah satu komoditas pemicu terjadinya inflasi beberapa bulan terakhir, kata Kepala Perwakilan BI Kalteng Yuliansah Andrias saat kegiatan Penguatan Pasokan dan Distribusi Beras TPID Kalteng di Gudang Perum Bulog Palangka Raya, Selasa.
"Jadi, diperlukan langkah nyata untuk memastikan ketersediaan pasokan beras dan membuat harganya terjangkau," ucapnya.
Adapun langkah yang telah dilakukan BI bersama TPID Kalteng dengan menyiapkan tambahan pasokan baru, yakni 150 ton beras premium baru. Di mana pasokan baru itu didatangkan dari Sulawesi selatan, dan rencananya akan didistribusikan di tiga kota di Kalteng, yakni Palangka Raya, Kotawaringin Timur, dan Kapuas.
Andrias mengatakan pihaknya berperan memberikan dukungan dalam memfasilitasi pendistribusian beras premium tersebut berupa jasa angkutan. Dukungan itu bertujuan membantu proses pengiriman beras dari daerah pemasok menuju wilayah sasaran distribusi, sehingga penyaluran dapat berjalan lebih lancar dan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara bertahap.
Dalam pelaksanaan program tersebut, Bank Indonesia Kalteng juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kalteng, khususnya gubernur dan wakil gubernur, atas dukungan dalam menjaga ketersediaan pasokan serta keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
Kepala Perwakilan BI Kalteng itu mengatakan kerja sama lintas instansi dinilai penting untuk memperkuat langkah pengendalian inflasi, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.