Tari Adok khas Solok tampil di Pekan Kebudayaan Daerah Sumatera Barat 2026

2026/09/29

Padang (ANTARA) - Seni tari tradisional legendaris asal Nagari Paninggahan Kabupaten Solok, Tari Adok, tampil dan memukau ratusan pengunjung pada Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) bertajuk Saraso Fest 2026 yang berlangsung di Taman Budaya Sumatera Barat.

Kepala Seksi Produksi dan Kreasi Seni Budaya UPTD Taman Budaya Sumatera Barat Ade Efdira mengatakan bahwa kehadiran Tari Adok dalam panggung utama festival ini merupakan representasi nyata dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga relevansi warisan leluhur Minangkabau di era modern.

"Tari Adok bukan sekadar pertunjukan gerak tubuh dan tabuhan kendang, melainkan sebuah media tutur mitologi rakyat dan nilai-nilai adat yang sakral di hadapan generasi muda sebagai upaya langkah krusial agar memori kolektif bangsa ini tidak terputus," kata Ade usai pembukan, Senin.

Ia menjelaskan, tarian sarat makna tersebut dibawakan secara apik oleh Sanggar Seni Pincuran Sati.

Alunan ritmis yang bersumber dari ketukan gendang adok berpadu dengan gerakan lincah berakar silat berhasil menyedot perhatian penonton lintas generasi, mulai dari tetua adat hingga generasi Z yang memadati area festival.

Ia menambahkan, Saraso Fest 2026 sengaja didesain sebagai etalase hidup yang mempertemukan maestro seni dengan para talenta muda.

Ade menilai, keunikan Tari Adok yang mengombinasikan seni bela diri tradisional, teater tutur, dan musik ritmis dinilai sangat tepat dengan tema festival tahun ini, yakni “Menghidupkan Rasa, Menajamkan Makna, Mengasah Talenta Muda.”

Menurutnya, kekhasan pertunjukan ini terletak pada instrumen pengiring utamanya, yaitu adok, sebuah gendang bermuka satu berukuran besar yang dipukul langsung menggunakan telapak tangan penari maupun pemusik sembari melantunkan cerita-cerita sejarah komunal.

UPTD Taman Budaya Sumbar mencatat, animo masyarakat dalam menyaksikan kesenian tradisi tergolong sangat tinggi.

Ade berharap panggung seperti ini memantik kreativitas koreografer muda untuk mengeksplorasi tubuh berbasis tradisi lokal tanpa menghilangkan esensi pakem aslinya.

Saraso Fest 2026 digelar oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat selama sepekan penuh dari 28 September hingga 3 Oktober 2026.

Perhelatan akbar ini menjadi salah satu rangkaian utama untuk memeriahkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat sekaligus menyambut Hari Kebudayaan Nasional. (*)