Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, mengembangkan potensi kelapa kopra menjadi minyak goreng sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tambrauw Merina M Kmurawak di Sorong, Senin, mengatakan pengembangan itu dilakukan melalui program transformasi bahan baku lokal menjadi minyak goreng untuk mendukung kemandirian pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
"Salah satu langkah yang kita lakukan adalah menyiapkan pembangunan rumah produksi minyak goreng di Distrik Amberbaken dan Distrik Amberbaken Barat," katanya menjelaskan.
Menurut dia, pembangunan rumah produksi bertujuan untuk memastikan seluruh proses produksi dapat berjalan secara berkelanjutan.
Ia mengatakan potensi kelapa di Kabupaten Tambrauw cukup besar dengan luas areal sekitar 447 hektare.
Potensi tersebut, kata dia, perlu dikembangkan agar hasil perkebunan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.
"Pengolahan kelapa menjadi minyak goreng diharapkan dapat memperkuat kemandirian pangan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat," ujar dia.
Untuk memastikan program berjalan berkelanjutan, kata dia, pemerintah juga akan memperhatikan aspek pendampingan, peningkatan kapasitas kelompok tani, kualitas pengolahan, hingga akses pemasaran produk.
Dinas Pertanian juga telah berdialog dengan Kelompok Tani Wifiani Jaya dan sekaligus memberikan pemahaman mengenai rencana pembangunan rumah produksi serta menggali kebutuhan dan kendala masyarakat dalam mengembangkan komoditas kelapa.
"Kelompok tani mengusulkan sejumlah peralatan pendukung pengolahan kelapa, seperti mesin parut kelapa dan mesin press santan. Usulan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan perencanaan Dinas Pertanian sesuai kemampuan anggaran dan program pembangunan daerah," katanya.
Berkaitan dengan pengembangan program itu, Dinas Pertanian akan menggandeng Universitas Papua (UNIPA) sebagai pendamping untuk membantu kelompok tani meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan baku, memproduksi minyak goreng, mengembangkan produk, hingga memasarkannya.
Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.