Survei: Orang Tua Habiskan 432 Jam Setahun Siapkan Makanan Anak

2026/08/21

Jakarta -

Menyiapkan makanan untuk anak ternyata menyita banyak waktu, terlebih jika mereka termasuk pemilih makanan. Bahkan survei terbaru ungkap orang tua bisa habiskan ratusan jam untuk siapkan makanan anak!

Survei terbaru mengungkap bahwa kebanyakan orang tua dapat menghabiskan waktu hingga 432 jam selama satu tahun ajaran, hanya untuk merencanakan dan menyiapkan makanan keluarga.

Temuan ini berasal dari survei Talker Research terhadap 2.000 orang tua yang memiliki anak usia sekolah 5-17 tahun. Survei dilakukan secara daring pada 22-29 Juni 2026 atas permintaan izzio artisan bakery.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari NYPost (20/08/2026), rata-rata orang tua menghabiskan sekitar 12 jam setiap minggu untuk urusan makanan.

Waktu tersebut terbagi menjadi tiga jam untuk merencanakan menu, tiga jam berbelanja bahan makanan, dua jam menyiapkan bekal sekolah, dan empat jam untuk memasak.

Menu bekal anak TKMenu bekal anak TK Foto: Getty Images/chinaview

Tantangannya semakin besar karena 71% responden mengatakan anak mereka termasuk picky eater atau suka pilih-pilih makanan. Sebanyak 56% orang tua bahkan mengaku sering memodifikasi makanan yang dimasak, seperti mengganti lauk pendamping atau menghilangkan bahan tertentu agar anak mau menyantapnya.

Tak mengherankan jika 58% responden mengaku kesulitan menemukan makanan yang disukai seluruh anggota keluarga.

"Seperti yang diketahui, setiap orang tua memastikan keluarga mendapatkan makanan yang cukup bisa terasa seperti pekerjaan tersendiri. Menyeimbangkan selera anak yang pemilih dengan pilihan makanan berkualitas bukanlah hal mudah," ujar Sara Kafadar, Chief Commercial Officer izzio artisan bakery.

Kebiasaan Ibu-ibu! Beli hingga Masak Makanan Favorit Anaknya Sampai BosanIlustrasi ibu siapkan makan untuk anak. Foto: iStock

Bekal di sekolah juga menghadirkan tantangan tersendiri. Sebanyak 34% orang tua kesulitan menemukan makanan yang benar-benar mau disantap anak. Persentase yang sama kesulitan membuat bekal tetap menarik, sedangkan 30% lainnya menghadapi masalah makanan yang terbuang.


Orang tua memperkirakan hanya 68% bekal yang mereka siapkan habis dimakan dalam satu hari sekolah. Sisanya, sekitar 32%, terbuang atau tidak dimakan oleh anak mereka.

(sob/adr)