Suka Cek HP Begitu Bangun Tidur? Ternyata Ada Alasan Psikologisnya

2026/10/11

Jakarta -

Mengecek handphone (HP) sesaat setelah bangun tidur sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang. Bahkan sebelum beranjak dari tempat tidur, tangan mungkin langsung meraih perangkat untuk membaca pesan, membuka media sosial, atau melihat notifikasi terbaru.

Kebiasaan terbaru kerap dianggap sebagai tanda kecanduan HP karena dilakukan hampir secara otomatis.

Padahal, ada alasan psikologis yang dapat menjelaskan mengapa seseorang terdorong untuk memeriksa HP begitu membuka mata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Alasan psikolog orang yang suka cek HP begitu bangun tidur

Melansir dari INDIA TODAY, psikologi menunjukkan bahwa kebiasaan ini tidak selalu tentang kecanduan HP. Hal ini mungkin juga didorong oleh siklus kebiasaan, rasa ingin tahu, ketidakpastian, dan keinginan otak untuk terhubung kembali dengan dunia.

Berikut penjelasan selengkapnya yang dapat Bunda ketahui:

1. Otak ingin tahu apa yang terjadi saat tidur

Salah satu penjelasan berkaitan dengan keinginan mengurangi rasa tidak pasti. Saat tidur, dunia tetap berjalan. Teman mungkin membalas pesan, berita baru muncul, email pekerjaan masuk, atau jadwal berubah.

Mengecek HP dengan cepat membantu otak mengetahui apakah ada sesuatu yang berubah. Misalnya, saat bangun pada hari ujian atau wawancara penting, Bunda mungkin tetap ingin melihat hp meski tidak sedang menunggu pesan.

Otak secara alami cenderung mencari informasi ketika menghadapi ketidakpastian, dan HP menyediakan informasi tersebut dengan cepat.

2. Kebiasaan lebih kuat daripada motivasi

Kebiasaan terbentuk ketika suatu tindakan dilakukan berulang kali dalam situasi yang sama hingga akhirnya terasa otomatis.

Pagi hari menjadi salah satu situasi yang kuat karena rutinitasnya hampir selalu sama, yakni bangun, mematikan alarm, dan memegang HP.

Hal ini dapat membentuk pola pemicu-rutinitas-hadiah. Pemicu adalah saat bangun tidur, rutinitasnya mengecek HP, sedangkan hadiahnya berubah sesuatu yang baru seperti pesan, video lucu, atau sekadar memastikan tidak ada hal penting yang terlewat.

3. Kemungkinan mendapat sesuatu yang menarik

HP tidak harus selalu berisi kabar menarik agar kebiasaan ini bertahan. Dalam psikologi perilaku, hadiah yang muncul secara tidak terduga justru dapat membuat seseorang semakin sering mengulangi suatu tindakan.

Suatu pagi mungkin ada pesan dari teman lama, sementara keesokan harinya tidak ada apa-apa. Di waktu lain, bisa saja muncul berita menarik, pujian, email penting, atau unggahan yang sedang viral.

Karena tidak pernah tahu apa yang akan ditemukan, otak belajar bahwa mengecek ponsel tetap layak dilakukan. Inilah salah satu alasan kebiasaan digital bisa melekat begitu kuat.

4. HP membantu kembali terhubung dengan dunia

Setelah tidur selama beberapa jam, seseorang bisa secara alami membutuhkan waktu untuk kembali memahami situasi di sekitarnya.

HP menjadi cara tepat untuk mengetahui hal-hal sederhana, seperti jam berapa sekarang, bagaimana cuacanya, apakah ada yang menelpon, atau apa agenda pertama hari ini.

Jadi, aktivitas tersebut tidak selalu bertujuan mencari hiburan. Banyak orang sebenarnya sedang mengumpulkan informasi untuk mengetahui kondisi di sekitar dan mempersiapkan diri menjalani aktivitas hari itu.

Apakah kebiasaan ini selalu sehat?

Belum tentu. Mengecek HP setelah bangun merupakan kebiasaan umum, tetapi dampaknya bergantung pada apa yang dilakukan setelahnya.

Jika hanya melihat sebentar lalu kembali beraktivitas, mungkin tidak menjadi masalah. Namun, jika berubah menjadi 45 menit scrolling tanpa henti, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi konsentrasi, produktivitas, dan suasana hati.

Nah, itulah penjelasan tentang alasan psikologis orang yang suka cek HP begitu bangun tidur. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/pri)