SMAN 1 Muara Teweh berkomitmen MPLS bebas dari perpeloncoan

2026/07/13

SMAN 1 Muara Teweh berkomitmen MPLS bebas dari perpeloncoan

Senin, 13 Juli 2026 19:30 WIB

Image Print

Kepala SMA Negeri 1 Muara Teweh Mawardi mengalungkan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta MPLS di Muara Teweh, Senin (13/7/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - SMA Negeri 1 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah,berkomitmen pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang diikuti oleh 252 siswa baru bebas dari kekerasan dan perpeloncoan.

"Para peserta didik tidak perlu merasa takut atau cemas karena sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar serta mengembangkan potensi diri," kata Kepala SMAN 1 Muara Teweh, Mawardi, Senin.

Menurut dia, pelaksanaan MPLS tahun ini mengusung semangat nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yakni “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah”.

Melalui Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, sekolah berkomitmen penuh menghadirkan MPLS Ramah yang bebas dari kekerasan, perundungan maupun praktik perpeloncoan.

“SMA Negeri 1 Muara Teweh adalah rumah kedua bagi kalian. Sekolah ini harus menjadi tempat yang inklusif, edukatif, aman dan menyenangkan untuk bertumbuh serta mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki,” tegas dia.

Mawardi mengatakan kegiatan ini menjadi momentum awal bagi siswa untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, serta berbagai program pendidikan yang akan dijalani selama menempuh pendidikan di sekolah ini

Selama lima hari pelaksanaan MPLS, peserta didik akan diperkenalkan dengan berbagai aspek kehidupan sekolah, mulai dari budaya sekolah, sarana dan prasarana, sistem pembelajaran, kurikulum hingga kegiatan ekstrakurikuler.

Selain itu, peserta juga akan mendapatkan materi penguatan karakter, pembiasaan Anak Indonesia Hebat, pencegahan bahaya NAPZA, serta edukasi mengenai etika dan kesantunan dalam bermedia sosial.

"Saya mengajak seluruh peserta didik untuk menerapkan budaya 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah," jelas Mawardi.

Koordinator MPLS SMAN 1 Muara Teweh Tukini Sabilla menyatakan MPLS merupakan kegiatan awal yang bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, mulai dari program sekolah, sarana dan prasarana, proses pembelajaran hingga pembentukan karakter dan budaya positif di lingkungan sekolah.

“MPLS adalah kegiatan awal saat siswa pertama kali masuk ke jenjang pendidikan baru. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan program sekolah, sarana dan prasarana, cara belajar, serta membangun karakter dan budaya positif sejak hari pertama. Selain itu, peserta didik juga dapat saling mengenal dengan teman baru, kakak kelas, dan para guru di sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan penerimaan siswa baru diawali dengan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara daring pada 22–25 Juni 2026, pengumuman hasil seleksi pada 29 Juni 2026, daftar ulang pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026, pra-MPLS pada 10–11 Juli 2026, dan pelaksanaan MPLS pada 13–17 Juli 2026.

Menurut Tukini, jumlah peserta didik baru yang diterima pada tahun pelajaran ini sebanyak 252 siswa. Namun, pada pelaksanaan hari pertama MPLS, sebanyak 249 siswa mengikuti kegiatan, sementara tiga siswa lainnya berhalangan hadir karena sedang melaksanakan ibadah umrah.

Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.