Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:12 WIB
Riyadh, VIVA –Asap tebal dan kobaran api terlihat membumbung di sekitar fasilitas Saudi Aramco di Riyadh pada Sabtu (3/10/2026). Hal tersebut disampaikan seorang saksi mata kepada Reuters. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi langsung dari otoritas Arab Saudi mengenai kebakaran tersebut. Aramco juga belum segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar.
Baca Juga
Kebakaran itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman. Dalam beberapa waktu terakhir, Houthi meningkatkan serangan terhadap sejumlah kota di Arab Saudi dan infrastruktur energi negara tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas kebakaran yang terjadi pada Sabtu tersebut.
Baca Juga
Pekan lalu, Houthi menyatakan telah menyerang fasilitas Saudi Aramco di Yanbu menggunakan rudal dan drone. Saat itu, Arab Saudi mengatakan telah mencegat enam rudal balistik yang diluncurkan Houthi ke arah Taif dan wilayah Yanbu. Namun, pemerintah Arab Saudi tidak melaporkan adanya kerusakan pada fasilitas Aramco.
Arab Saudi Siapkan Serangan
Baca Juga
Arab Saudi tengah menyiapkan serangan terhadap kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman. Sejumlah opsi sedang dipertimbangkan, mulai dari serangan melalui wilayah pesisir untuk mengamankan jalur pelayaran di Laut Merah hingga serangan secara bersamaan di beberapa wilayah Yaman.
Melansir laman Al Jazeerah, operasi yang diperkirakan diluncurkan dalam beberapa pekan mendatang itu akan dipimpin oleh pasukan Yaman di lapangan yang berada di bawah pengawasan Riyadh, serta didukung serangan udara Arab Saudi. Hal tersebut disampaikan enam orang yang mengetahui persiapan operasi tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, Amerika Serikat saat ini telah memberikan informasi intelijen untuk mendukung operasi Riyadh di Yaman. Sejumlah negara di kawasan dan Eropa juga memberikan bantuan militer yang sebagian besar bersifat defensif kepada Arab Saudi.
Namun, menurut sumber-sumber tersebut, para sekutu Saudi diperkirakan tidak akan terlibat langsung dalam operasi tempur. Mereka meminta identitasnya dirahasiakan karena membahas masalah keamanan.
Arab Saudi Siapkan Serangan Balasan terhadap Houthi, 100.000 Pasukan Bisa Dikerahkan
Arab Saudi tengah menyiapkan serangan terhadap kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman menyusul dengan sejumlah serangan ke kota Mekkah hingga Madinah belum lama ini
VIVA.co.id
3 Oktober 2026