Seruni Kabinet Merah Putih dorong para ibu jadi duta hemat energi

2026/09/02

Seruni Kabinet Merah Putih dorong para ibu jadi duta hemat energi

Rabu, 2 September 2026 21:34 WIB

Image Print

Ketua Seruni KMP Bidang IV Sri Suparni Bahli (ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng)

Palu (ANTARA) - Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) mendorong para ibu, untuk menjadi duta hemat energi dari lingkungan keluarga.

"Kami ingin agar para ibu dapat menjadi duta hemat energi," kata Ketua Seruni KMP Bidang IV Sri Suparni Bahlil di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu.

Dia mengatakan gerakan hemat energi merupakan salah satu program dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).

"Gerakan hemat energi harus dimulai dari keluarga dan kebiasaan sehari-hari, dengan menggunakan listrik sesuai kebutuhan," pesannya.

Menurut dia, perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran penting dalam membangun budaya hemat energi karena berada di lingkungan keluarga dan dapat menjadi pengingat bagi seluruh anggota keluarga.

Ia mencontohkan kebiasaan sederhana seperti tidak menyalakan lampu ketika cahaya matahari masih cukup, serta mencabut pengisi daya perangkat elektronik setelah digunakan.

“Mari kita jadikan hemat energi menjadi gaya hidup kita. Hemat energi tidak berarti mengurangi kenyamanan, tetapi menggunakan listrik dan berbagai peralatan secara bijak, sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus pembina Seruni KMP Selvi Ananda Gibran Rakabuming mendorong perilaku hemat energi, menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

"Yang ingin kita bangun, hemat energi bukan lagi hal yang berat, tapi menjadi kebiasaan," katanya saat berinteraksi dengan peserta acara sosialisasi hemat energi di Rumah Jabatan Gubernur Sulteng di Kota Palu, Rabu.

Dia menjelaskan alasan dipilihnya para ibu dalam sosialisasi itu, karena mereka adalah ujung tombak pemegang peranan penting di keluarga.

"Dimulai dari gaya hidup sehari-hari, mematikan listrik yang tidak digunakan dan menggunakan penerangan secara efisien," pesannya.

Dia percaya para ibu sebagai manajer keuangan keluarga yang paling peka, mempunyai kekuatan yang paling luar biasa. Dia berharap sosialisasi itu tidak berhenti di kegiatan itu saja, tetapi akan menyebar ke keluarga dan lingkungan sekitar.

Pewarta : Fauzi
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026