AKURAT.CO Penyakit refluks gastroesofagus atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan gejala seperti sensasi terbakar di dada atau ulu hati.
Gorengan, makanan pedas, dan santan selama ini dikenal sebagai pemicu GERD.
Namun, sejumlah makanan yang terlihat aman juga dapat memperburuk gejala, terutama pada orang yang memiliki sensitivitas terhadap makanan tertentu.
Berikut lima makanan yang perlu diperhatikan:
1. Cokelat
Cokelat mengandung kafein, teobromin, dan lemak yang dapat memengaruhi fungsi sfingter esofagus bagian bawah. Kondisi tersebut dapat membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.
Bagi penderita GERD, konsumsi cokelat sebaiknya dibatasi dan disesuaikan dengan toleransi tubuh.
2. Keju dan Produk Susu Tinggi Lemak
Keju, krim, dan mentega memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi. Makanan berlemak dapat memperlambat pengosongan lambung sehingga berpotensi memperburuk gejala refluks.
Jika produk susu tertentu memicu keluhan, pilih alternatif rendah lemak dan perhatikan jumlah konsumsinya.
3. Makanan Cepat Saji
Hamburger, pizza, kentang goreng, dan ayam crispy umumnya tinggi lemak dan sering dikonsumsi dalam porsi besar. Kombinasi
tersebut dapat memperlambat pencernaan dan meningkatkan risiko munculnya gejala GERD.
Karena itu, konsumsi fast food sebaiknya dibatasi. Pilihan makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang dapat menjadi alternatif.
4. Makanan Bersantan
Lontong sayur, rendang, opor, dan makanan bersantan lainnya juga perlu diperhatikan karena umumnya mengandung lemak cukup tinggi.
Konsumsi makanan tinggi lemak dalam jumlah banyak dapat memperlambat pengosongan lambung dan pada sebagian orang memperburuk refluks. Porsi makan juga perlu diperhatikan agar tidak terlalu kenyang.
5. Buah Sitrus
Jeruk, lemon, dan grapefruit memiliki tingkat keasaman tinggi. Pada sebagian penderita GERD, buah-buahan tersebut dapat memicu atau memperburuk sensasi panas di dada dan tenggorokan.
Sebagai alternatif, penderita GERD dapat memilih buah yang lebih rendah asam, seperti pisang, melon, atau pepaya, jika jenis buah tersebut tidak memicu gejala.
Baca Juga: 20 Ide Menu Makan Hemat Akhir Bulan, Murah tapi Tetap Enak dan Mengenyangkan