Semester I 2026, kepuasan publik terhadap Prabowo capai 79,3 persen - ANTARA News Bengkulu

2026/08/03

Jakarta (ANTARA) - Survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester I 2026 mencapai 79,3 persen.

LKPI menilai capaian tersebut didorong oleh persepsi positif masyarakat terhadap upaya pemerintah memberantas korupsi, memperkuat sektor pertanian dan kesejahteraan petani, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta menjalankan berbagai program sosial.

Berdasarkan survei yang dirilis dalam keterangan di Jakarta, Senin, sebanyak 13,5 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja Presiden. Sementara, 7,2 persen tidak memberikan jawaban.

Direktur Eksekutif LKPI Novriansyah mengatakan mayoritas masyarakat masih menilai arah kebijakan pemerintah memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor strategis.

"Berdasarkan hasil survei kami, masyarakat menilai berbagai kebijakan pemerintah selama semester I 2026 telah memberikan dampak positif. Komitmen pemberantasan korupsi, perhatian terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan petani, keberhasilan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta berbagai program sosial pemerintah menjadi faktor utama yang membentuk tingkat kepuasan publik," ujar Novriansyah.

LKPI mencatat tingkat kepuasan terhadap upaya pemerintah dalam pemberantasan korupsi mencapai 83,2 persen, Sedangkan 78,4 persen responden menyatakan puas terhadap kebijakan pemerintah dalam memperbaiki tata kelola pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Sementara itu, kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok memperoleh tingkat kepuasan tertinggi, yakni 85,8 persen.

Survei juga mengukur persepsi masyarakat terhadap sejumlah kondisi nasional. Sebanyak 40,8 persen responden menilai kondisi keamanan nasional berada dalam kategori baik atau sangat baik. Sedangkan 36,5 persen menilai kondisi tersebut biasa saja.

Pada aspek penegakan hukum, 31,8 persen responden memberikan penilaian baik atau sangat baik. Sementara 69,9 persen responden menilai kondisi pemberantasan korupsi secara umum berada dalam kategori baik atau sangat baik.

Selain itu, perhatian Presiden terhadap kesulitan masyarakat memperoleh tingkat kepuasan sebesar 76,8 persen. Program-program sosial pemerintah mendapat tingkat kepuasan 82,1 persen. Sedangkan upaya menjaga persatuan nasional dan stabilitas politik memperoleh tingkat kepuasan 80,2 persen.

Jaminan ketersediaan bahan kebutuhan pokok juga memperoleh tingkat kepuasan 84,7 persen. Di sisi lain, 60,2 persen responden menilai pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.

LKPI menilai hasil survei tersebut menunjukkan masyarakat mengapresiasi berbagai program prioritas pemerintah, meski masih mengharapkan penguatan reformasi di bidang penegakan hukum, pemberantasan korupsi, percepatan pengurangan kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja.

Survei dilakukan pada 18-28 Juli 2026 terhadap 1.557 responden di seluruh Indonesia menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar ± 2,47 persen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka yang dilengkapi verifikasi digital.

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.