Satu Rumah Sakit di Maumere Rusak Berat Terdampak Gempa

2026/08/15

Ayu Rachmaningtyas

| 15 Agustus 2026, 20:45 WIB

Satu Rumah Sakit di Maumere Rusak Berat Terdampak Gempa

Pelabuhan Laurentius Say, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, turut mengalami kerusakan akibat gempa bumi, Sabtu (15/8/2026). - Foto: Antara Foto/Gregorio J Gilbert

AKURAT.CO Sejumlah kerusakan terjadi akibat gempa Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, salah satu yang mengalami kerusakan berat adalah bangunan rumah sakit di Maumere, Kabupaten Sikka.

"Sejumlah fasilitas kesehatan seperti puskesmas yang mengalami kerusakan sedang dan ringan. Satu rumah sakit di Maumere juga dilaporkan rusak," katanya, dalam konferensi pers daring.

Kerusakan juga terjadi di sejumlah ruas jalan yang disebabkan longsor dan tertutup material. Karena itu, BNPB bersama unsur terkait masih melakukan pendataan fasilitas umum maupun rumah warga yang mengalami kerusakan.

"Untuk material, tercatat ini ada beberapa jalan yang longsor, tertutup," ujar Suharyanto.

Baca Juga: Dua Ribu Orang Mengungsi Terdampak Gempa NTT, Posko Penanggulangan Bencana Diaktifkan

Selain itu, terdapat lima terminal bandara di tingkat kabupaten/kota terdampak gempa. Dua pelabuhan, yakni Pelabuhan Iyo dan Pelabuhan Maumere, juga dilaporkan terdampak.

Suharyanto menambahkan, data korban dan kerusakan akan terus diperbarui karena penanganan dampak gempa baru memasuki hari pertama.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan NTT dan dinkes kabupaten/kota serta perwakilan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk melakukan rapid healt assesment dalam pendataan.

Aji menyebut pihaknya juga masih melakukan pendataan terhadap fanyankes primer dan lanjutan.

"Terkait berapa jumlah rumah sakit dan puskesmas yang mengalami kerusakan, belum dapat diberikan data pasti karena masih dalam proses pendataan," ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Tugaskan Tim Gabungan dan Kirim Bantuan, Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT