Sarwendah Ajukan Gugatan Balik soal Hak Asuh, Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Suara

2026/09/10

Jadi intinya...

Liputan6.com, Jakarta - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mempertanyakan urgensi gugatan balik atau rekonvensi yang diajukan Sarwendah soal hak asuh anak. Sebab, hak asuh ketiga anak saat ini memang sudah berada di tangan Sarwendah.

"Saya nggak mengerti ya, apa tema atau urgensi dari gugatan rekonvensi tersebut. Urgensinya apa? Karena kita menggugat hak asuh anak itu wajar, karena saat ini hak asuh anak itu ada pada S," ujar Minola Sebayang di kantornya, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, Sarwendah cukup membantah dalil-dalil gugatan yang diajukan pihak Ruben, bukan malah meminta hak asuh kembali.

"Kalau kemudian ada rekonvensi untuk meminta anak itu hak asuhnya jatuh ke dia, loh bukannya udah sama dia hak asuh anak? Coba secara logika berpikir anak ada pada dia kok minta lagi? Kan ini nggak masuk akal. Harusnya dia tetap bertahan, bukan meminta. Masa meminta sesuatu yang ada dalam kekuasaannya," jelas Minola.

Tidak Berjalan Sebagaimana Seharusnya

Ia menyebut Ruben menggugat hak asuh karena kesepakatan Akta 39 tidak berjalan sebagaimana mestinya, terutama soal hak Ruben tinggal 2 hingga 3 hari bersama anak-anaknya.

"Karena kita melihat hak asuh anak yang ada pada S itu tidak berjalan sebagaimana seharusnya, tidak berjalan sebagaimana idealnya," katanya.

"Idealnya itu dia harus menaati komitmen yang tertuang dalam Akta 39, dengan memberikan waktu bukan hanya bertemu leluasa, tapi juga waktu untuk tinggal bersama 2-3 hari dengan Ruben. Tapi itu tidak terlaksana," sambungnya.

Kekhawatiran Ruben

Ruben juga disebut mengkhawatirkan lingkungan tumbuh kembang anak-anaknya, termasuk dugaan eksploitasi komersial tanpa izin.

"Dari awal Ruben sudah komplain, tidak setuju kalau anak-anak ini dilibatkan dalam siaran langsung jualan di TikTok. Masa sih orang dewasa minta bantuin jualan sama anak di bawah umur tanpa izin dari ayahnya? Belum lagi mempertontonkan bahasa tubuh yang menjurus ke hal-hal yang tidak senonoh di hadapan anak," ungkap Minola.

Dugaan Memojokkan Kliennya

Minola menduga gugatan rekonvensi tersebut bertujuan memojokkan kliennya, mulai dari persoalan utang hingga tudingan perilaku buruk.

"Kecuali patut diduga hanya ingin menampilkan hal-hal yang menjelek-jelekkan klien kami, Ruben. Tapi nggak apa-apa, itu hak pilihan dari masing-masing pihak untuk menempuh upaya hukum dengan cara berbeda. Kami hormati, nanti semuanya tergantung pada pembuktian dan pertimbangan majelis hakim di persidangan," pungkas Minola.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Sheila Dara Beri Dukungan untuk Fita Anggriani dan Enzy Storia di Film Agensi Rumah Tangga