Samarinda (ANTARA) - Rumah Tahanan Negara Kelas I Samarinda, Kalimantan Timur, menjamin pemenuhan hak kesehatan warga binaan pemasyarakatan melalui penyediaan pelayanan medis yang layak serta deteksi dini penyakit secara gratis.
"Pemberian layanan medis secara gratis ini merupakan wujud komitmen kami dalam menjamin hak konstitusional warga binaan untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh," kata Kepala Rutan Kelas I Samarinda Rachmad Tri Raharjo di Samarinda, Jumat.
Langkah tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program donor darah, deteksi dini tuberkulosis melalui pemeriksaan rontgen dada, serta pemeriksaan kesehatan umum secara berkala.
Pihak pengelola rutan menggandeng Dinas Kesehatan Kota Samarinda serta Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeis guna memastikan seluruh tahapan medis berjalan sesuai standar pelayanan.
"Pemeriksaan rontgen dada ini sangat krusial sebagai langkah pencegahan awal agar penularan penyakit menular di dalam blok hunian dapat diantisipasi sedini mungkin," ujar Rachmad.
Inisiatif pelayanan kesehatan tersebut tidak hanya ditujukan bagi para warga binaan, melainkan juga mencakup seluruh jajaran pegawai rutan.
Sinergi lintas instansi ini sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahim serta wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat di lingkungan pemasyarakatan.
"Kolaborasi bersama pemerintah kota dan rumah sakit rujukan terbukti mempercepat proses penanganan medis bagi warga binaan yang membutuhkan perawatan intensif," tuturnya.
Pemeriksaan kesehatan rutin tersebut dijadwalkan berlangsung secara berkesinambungan sebagai bagian dari pemenuhan standar pelayanan publik berbasis hak asasi manusia.
"Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ruang gerak tidak menjadi penghalang bagi warga binaan untuk mendapatkan hak derajat kesehatan yang optimal," sebut Rachmad.
Menurutnya, hasil verifikasi medis yang dilakukan tim dokter menjadi dasar rekam kesehatan pribadi untuk memantau perkembangan fisik warga binaan selama masa penahanan.
Program donor darah yang digelar secara berselang juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk berkontribusi sosial membantu pemenuhan stok darah daerah.
"Harapan kami seluruh rangkaian pelayanan ini mampu menciptakan lingkungan rutan yang sehat, bersih, serta bebas dari penularan penyakit," kata Rachmad.
Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Helti Marini S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.