Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB
Jakarta, VIVA – Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, tak hanya datang ke Indonesia untuk menjalani laga pramusim melawan Chelsea. Dalam kunjungannya ke Jakarta, pelatih asal Portugal itu juga membagikan pandangannya mengenai resep membangun sepak bola sebuah negara agar mampu berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.
Baca Juga
Amorim menyampaikan hal tersebut saat konferensi pers jelang laga Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat, 7 Agustus 2026. Menurutnya, kemajuan sepak bola tidak hanya bergantung pada kualitas pemain, tetapi harus dibangun dari fondasi yang kuat sejak usia dini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menilai gairah terhadap sepak bola menjadi syarat utama yang harus dimiliki sebuah negara. Setelah itu, pembinaan pemain muda dan kualitas pelatih menjadi faktor yang tidak kalah penting.
Baca Juga
"Untuk memajukan sebuah negara ataupun klub, hal pertama yang dibutuhkan adalah gairah terhadap sepak bola. Setelah itu, harus ada banyak anak-anak yang ingin bermain sepak bola," ujar Amorim kepada wartawan.
Namun, menurut mantan pelatih Manchester United tersebut, kunci terbesar justru berada di tangan para pelatih. Ia menilai setiap kelompok umur harus ditangani oleh pelatih yang tepat agar para pemain mendapatkan pendidikan sepak bola yang benar sejak awal.
Baca Juga
"Bagi saya, yang paling penting adalah memiliki pelatih-pelatih yang sangat baik, terutama pelatih yang tepat untuk setiap jenjang usia. Mereka harus mampu mengajarkan dasar-dasar sepak bola dan menunjukkan cara bermain yang benar," katanya.
Amorim menegaskan bahwa kombinasi antara antusiasme masyarakat terhadap sepak bola dan kualitas pelatih akan menjadi fondasi kuat bagi perkembangan sepak bola sebuah negara.
"Rahasianya adalah memiliki gairah yang besar terhadap sepak bola dan pelatih-pelatih berkualitas yang mampu mengajarkan permainan ini dengan cara yang benar," ucapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pernyataan tersebut disampaikan Amorim ketika menjawab pertanyaan mengenai perkembangan sepak bola Indonesia. Sebelumnya, ia juga mengaku terkesan dengan besarnya dukungan Milanisti Indonesia yang disebut sebagai salah satu komunitas pendukung AC Milan terbesar di dunia.
Pelatih berusia 41 tahun itu pun berharap kehadiran AC Milan di Jakarta dapat menjadi pengalaman berharga bagi para penggemar sepak bola Indonesia sekaligus memberikan hiburan lewat pertandingan melawan Chelsea.
Halaman Selanjutnya
Chelsea vs AC Milan di GBK