RSUD Jayapura pastikan pendapatan BLUD untuk tingkatkan kualitas layanan
Kamis, 24 September 2026 10:59 WIB
Suasana RSUD Jayapura,Kota Jayapura, Papua ANTARA/Qadri Pratiwi
Jayapura (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura memastikan pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk pasien kurang mampu.
Pelaksana Tugas Direktur RSUD Jayapura Andreas Pekey di Jayapura, Rabu, mengatakan peningkatan pendapatan BLUD tidak untuk mengejar keuntungan, tetapi guna memenuhi kebutuhan pelayanan rumah sakit kepada masyarakat.
"Berdasarkan hasil hitungan kami, pendapatan RSUD Jayapura saat ini berada pada kisaran Rp60 miliar hingga Rp80 miliar per tahun, ditambah dukungan dana Otonomi Khusus (Otsus) sekitar Rp25 miliar," katanya.
Dia menjelaskan dana yang diterima tersebut dimanfaatkan kembali untuk mendukung kebutuhan pelayanan, mulai dari pengadaan obat-obatan, pembayaran jasa pelayanan, rehabilitasi gedung, hingga pemeliharaan dan perbaikan peralatan medis.
"Selain itu, kami juga memberikan layanan kesehatan secara gratis bagi pasien tidak mampu sebagai bagian dari pemanfaatan pendapatan untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.
Dia menjelaskan setiap pendapatan yang diperoleh rumah sakit dipastikan kembali digunakan untuk mendukung operasional dan memperbaiki berbagai fasilitas yang menunjang pelayanan pasien.
"Kami terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, meski kebutuhan operasional rutin RSUD Jayapura mencapai sekitar Rp150 miliar per tahun," katanya.
Dia menambahkan kebutuhan operasional rumah sakit memang cukup besar, tetapi pihaknya terus berupaya mengoptimalkan pendapatan BLUD agar dapat memenuhi kebutuhan pelayanan secara berkelanjutan.
"Meski dihadapkan pada efisiensi dan tantangan anggaran pasca-pemekaran, kami optimistis potensi pendapatan rumah sakit dapat melebihi Rp150 miliar per tahun," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026