Osaka (ANTARA) - Ragam robot hiburan rumah tangga di Jepang semakin beragam, ada yang memberikan kenyamanan emosional layaknya hewan peliharaan, sementara ada juga yang berfungsi sebagai aksesori fesyen berkat penampilan menggemaskan.
Meningkatnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) turut mendorong pertumbuhan pasar, yang secara luas dianggap mulai berkembang pesat sejak peluncuran Aibo, robot berbentuk anjing buatan Sony Group Corp. di tahun 1999.
Pada Agustus lalu, Sharp Corp. mengenalkan robot interaktif berteknologi AI versi baru bernama Poketomo, yang akan diluncurkan pada Desember.
Poketomo, robot seukuran telapak tangan itu, dirancang menyerupai hewan mirkat (mamalia kecil pemakan daging) dan dibuat untuk berbicara kepada pengguna dengan jujur dan tanpa basa-basi.
Sementara itu, Casio Computer Co. meluncurkan Moflin, robot hewan peliharaan berbasis AI yang konon dapat semakin ekspresif secara emosional jika semakin sering dielus atau dipeluk.
Sejak Februari lalu, Casio menaruh robot Moflin di Rumah Sakit Universitas Jikei di Tokyo, di mana robot itu digunakan untuk menemani pasien anak yang dirawat di rumah sakit tersebut.
Perusahaan rintisan asal Tokyo, Yukai Engineering Inc., juga mulai memasarkan produknya di pasar domestik pada April.
Yukai memproduksi Mirumi, sebuah robot yang dapat dipasang pada benda lain dan menggerakkan kepalanya sebagai respons terhadap suara atau sentuhan. Mirumi berukuran cukup kecil untuk dipasang di tas.
Aibo, robot pelopor buatan Sony, masih digemari karena dapat bereaksi terhadap rangsangan eksternal dan bisa bergerak seperti anjing.
Nilai pasar global robot hiburan di Jepang diproyeksikan mencapai 7,37 miliar dolar AS (sekitar Rp132 triliun) pada tahun 2032, lebih dari dua kali lipat tingkat pada tahun 2025, menurut firma riset Market Research Center Corp.
Sumber: Kyodo
Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.