Roberto Mancini: Gaji Ganda di Manchester City? Itu Bukan Urusan Saya

2026/09/28

Hervin Saputra

| 28 September 2026, 21:03 WIB

Roberto Mancini: Gaji Ganda di Manchester City? Itu Bukan Urusan Saya

Pelatih Tim Nasional Italia, Roberto Mancini, dalam sesi konferensi pers menjelang laga timnya kontra Turki di Bursa, Turki, Minggu (27/9/2026). UEFA NATIONS LEAGUE

AKURAT.CO, Pelatih Tim Nasional Italia, Roberto Mancini, bersikap ringan saat dikonfirmasi mengenai pelanggaran aturan finansial yang dilakukan eks klubnya, Manchester City. Salah satu yang disorot adalah kontrak ganda City dengan sang pelatih.

Roberto Mancini menyebut bahwa kontrak ganda yang konon membuatnya mendapat bayaran dua kali lipat dari yang dilaporkan ke Manchester City ke otoritas Liga Primer Inggris “bukan urusannya”.

Bukan hanya itu, Roberto Mancini juga mengaku tak khawatir dengan isu pelanggaran 114 aturan keuangan yang dilakukan Manchester City. Isu ini, katanya, sudah bergulir bertahun-tahun.

“Ini bukan isu yang mengkhawatirkan saya. Tidak ada yang baru karena masalah ini sudah dibicarakan selama empat atau lima tahun terakhir,” kata Mancini dalam sesi konferensi pers menjelang UEFA Nations League antara Turki dan Italia di Bursa, Turki, Minggu (27/9/2026), dipetik dari BBC.

Baca Juga: Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?

“Manchester City tak bersalah, dan tuduhan kontrak ganda bukan kekhawatiran saya. Itu masalah mereka, bukan saya.”

Mancini bisa dibilang salah satu figur kunci dalam 114 pelanggaran regulasi keuangan Liga Primer Inggris yang dilakukan Man City. Pada Jumat (25/9/2026), panel independen menyatakan bahwa City terbukti bersalah dalam 114 dari 115 pelanggaran yang diperkarakan.

Pelanggaran tersebut terjadi pada periode 2009-2018 atau sejak The Citizens dibeli oleh konglomerat Uni Emirat Arab, Sheikh Mansour, pada 2008. Pengambilalihan tersebut mengubah City dari tim papan bawah-tengah menjadi raksasa seperti saat ini.

Mancini adalah pelatih pertama yang mewujudkan investasi besar-besaran tersebut menjadi gelar di mana ia membawa City meraih gelar juara Liga Primer Inggris yang bersejarah pada 2012.

Tuduhan pembayaran nilai gaji di atas nilai resmi juga dilakukan kepada pemain. Namun, laporan independen tidak menyebutkan pemain mana saja yang mendapatkan bayaran lebih tersebut.

City bereaksi dengan mengajukan banding atas tuduhan ini. Mereka juga menyatakan bahwa keputusan belum final sebelum banding rampung.