Rektor UNRAM tekankan adaptasi dan inovasi di tengah gempuran AI

2026/09/24

Mataram (ANTARA) - Rektor Universitas Mataram (Unram), Nusa Tenggara Barat, Prof. Sukardi meminta para lulusan perguruan tinggi terus belajar dan beradaptasi menghadapi perubahan dunia kerja di tengah perkembangan dan gempuran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Setelah toga dilepas, dunia tidak akan bertanya kepada anda, apa gelar anda?. Dunia akan bertanya apa yang bisa anda lakukan?'," kata Sukardi dalam prosesi wisuda Unram di Mataram, Kamis.

Sukardi mengatakan perkembangan AI telah mengubah cara manusia bekerja, berkomunikasi, dan memperoleh pengetahuan. Karena itu, lulusan perlu memiliki kemampuan belajar, berpikir kritis, beradaptasi, berkomunikasi lintas budaya, serta bekerja sama dengan orang dari berbagai latar belakang.

Ia juga mendorong lulusan Unram tidak hanya berorientasi pada menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan solusi dan memberikan dampak bagi masyarakat.

"Karena saya tidak ingin alumni Unram hanya menjadi job seeker. Saya ingin anda menjadi problem solver, innovator, entrepreneur, leader, dan change maker," tegas Sukardi.

Dalam wisuda tersebut, sejumlah lulusan meraih predikat wisudawan terbaik dari masing-masing jenjang pendidikan. Habibi dari Program Doktor Ilmu Hukum meraih IPK 3,98, sedangkan Nisa Hidayatullah dari Program Magister Pendidikan IPA memperoleh IPK 4,00.

Dari jenjang sarjana, Fitry Hasan Wau dari Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan meraih IPK 3,95. Sementara itu, Qeisya Nurlaila dari Program Diploma Tiga Pariwisata memperoleh IPK 3,63.

Oleh karena itu, Rektor Unram berharap para lulusan dapat menjaga nama baik almamater, membangun karakter dan kompetensi, serta menggunakan ilmu yang diperoleh untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Wisuda Unram digelar selama dua hari, yakni 23-24 September 2026, dengan jumlah peserta sekitar 2.000 orang.

Pewarta : Nur Imansyah, Mahasiswa PKL Unram
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026