Warta Ekonomi, Jakarta -
Film Ramayana: Part 1 garapan sutradara Nitesh Tiwari dijadwalkan tayang di bioskop pada 6 November 2026. Hingga film tersebut resmi dirilis, belum ada cara sah untuk menyaksikannya secara online melalui platform streaming mana pun.
Bagi penonton yang ingin menyaksikan Ramayana: Part 1 melalui layanan over-the-top (OTT), perlu menunggu hingga film tersebut menyelesaikan masa tayangnya di bioskop dan hak digitalnya resmi dijual kepada platform streaming.
Sejumlah nama platform seperti Netflix, Pikashow, Prime Video, Movierulz, hingga Disney+ Hotstar disebut-sebut dalam pembahasan mengenai kemungkinan distribusi digital film tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai platform yang akan mendapatkan hak streaming Ramayana: Part 1.
Kondisi tersebut membuat tanggal pasti penayangan Ramayana: Part 1 di layanan streaming juga belum dapat dipastikan.
Hak OTT Ramayana Part 1 Belum Diputuskan
Status hak digital menjadi salah satu hal yang menarik dalam proyek Ramayana. Hingga artikel ini ditulis, belum ada platform streaming yang secara resmi mengumumkan telah memperoleh hak penayangan digital film tersebut.
Menurut laporan industri, pihak produksi disebut menolak tawaran sekitar ₹700 crore untuk hak streaming dan menargetkan nilai yang mendekati ₹1.000 crore.
Produser juga disebut memiliki kemungkinan untuk menggunakan strategi distribusi secara bertahap. Dalam skenario tersebut, hak digital Ramayana: Part 1 dapat dilepas lebih dahulu, sementara hak untuk Part 2 dipertahankan hingga film keduanya dirilis pada Diwali 2027.
Selama proses negosiasi hak digital belum selesai, platform dan tanggal streaming tentu belum dapat diumumkan secara resmi.
Posisi tawar produser memang terbilang kuat. Hak distribusi Hindi telah dilepas kepada Dharma Productions dengan nilai ₹250 crore. Sementara itu, hak musik untuk kedua bagian film berada di T-Series dengan nilai ₹75 crore.
Untuk distribusi internasional, Sony Pictures disebut memegang hak tersebut. Dengan sejumlah kesepakatan distribusi yang telah dibuat, keputusan untuk menahan hak digital sembari menunggu penawaran terbaik menjadi bagian dari strategi bisnis film tersebut.
Baca Juga: Tips Menonton Film Sub Indo Secara Aman di Rebahin
Kapan Ramayana Part 1 Masuk Streaming?
Perkiraan waktu penayangan di OTT masih bersifat prediksi dan bukan pengumuman resmi dari pihak produksi.
Film India beranggaran besar umumnya memasuki layanan streaming sekitar 8-12 minggu setelah penayangan di bioskop. Jika Ramayana: Part 1 mengikuti pola tersebut, film ini berpotensi mulai tersedia secara online pada Januari hingga Februari 2027.
Namun, periode tersebut masih dapat berubah. Salah satu faktornya adalah konsep Ramayana yang memang dirancang sebagai film layar lebar.
Film ini direncanakan hadir dalam format IMAX dan ScreenX. Bahkan, Ramayana disebut menjadi film India pertama yang menggunakan format ScreenX. Kondisi tersebut memberikan alasan bagi produser untuk mempertahankan masa tayang di bioskop lebih lama.
Besarnya nilai hak digital juga dapat menjadi pertimbangan tersendiri. Platform yang nantinya membeli hak streaming dengan nilai besar kemungkinan membutuhkan jarak waktu yang cukup dari penayangan bioskop agar potensi pendapatan dari layar lebar dapat dimaksimalkan.
Karena itu, jendela antara penayangan bioskop dan OTT bisa saja lebih panjang dibandingkan pola umum film India lainnya.
Perlu diperhatikan pula perbedaan tanggal rilis yang beredar di sejumlah situs. Sebagian sumber menyebut Ramayana: Part 1 akan dirilis pada 8 November 2026. Namun, rujukan yang lebih dapat dipercaya, termasuk pemberitaan mengenai perilisan trailer, menyebut tanggal 6 November 2026.
Perbedaan dua hari tersebut kemungkinan berkaitan dengan jadwal distribusi di negara yang berbeda. Penonton tetap disarankan mengecek jadwal resmi jaringan bioskop di wilayah masing-masing menjelang perilisan.
Apa yang Bisa Ditonton Sekarang?
Sebelum filmnya tayang, penonton secara resmi baru dapat menyaksikan materi promosi yang telah dirilis oleh pihak produksi.
Beberapa materi yang sudah tersedia antara lain teaser pertama yang dirilis pada 3 Juli 2025, trailer penuh yang dirilis pada 30 Juli 2026, serta lagu tema berjudul “Ramayana (The Introduction Theme)” yang digarap A. R. Rahman bersama Hans Zimmer.
Materi-materi tersebut tersedia melalui kanal resmi rumah produksi.
Waspadai Situs yang Mengaku Menyediakan Full Movie
Penonton juga perlu berhati-hati apabila menemukan situs yang mengklaim telah menyediakan Ramayana 2026 full movie lengkap dengan subtitle.
Klaim tersebut patut dicurigai karena filmnya sendiri belum resmi ditayangkan kepada publik. Artinya, tidak mungkin terdapat versi film bioskop resmi yang sudah tersedia secara legal di internet sebelum jadwal perilisannya.
Situs semacam itu berpotensi menawarkan konten palsu, rekaman film lain dengan judul yang telah diubah, halaman yang dipenuhi iklan pengalihan, hingga tautan yang meminta pengguna mengunduh atau memasang aplikasi tertentu.
Setelah film resmi tayang pada 6 November 2026, kemungkinan munculnya rekaman ilegal dari kamera bioskop juga tetap ada. Selain memiliki kualitas gambar dan suara yang buruk, mengakses maupun mengunduh konten ilegal juga dapat menimbulkan risiko keamanan perangkat dan persoalan hukum.
Bagi penonton yang ingin menikmati film ini secara maksimal, menunggu hingga tersedia melalui jalur resmi menjadi pilihan yang lebih aman, terlebih Ramayana memang dirancang sebagai tontonan layar besar.
Untuk penonton Indonesia, distribusi internasional film ini berada di bawah Sony Pictures dan Ramayana direncanakan dirilis secara serentak di puluhan negara. Dengan demikian, peluang film tersebut hadir di jaringan bioskop besar di Indonesia cukup terbuka.
Penonton dapat memantau pengumuman resmi jaringan bioskop menjelang awal November 2026.
Alasan Ramayana Part 1 Layak Ditunggu
Ramayana: Part 1 menjadi salah satu proyek film India dengan skala produksi terbesar. Film ini merupakan bagian pertama dari proyek dua film dengan sejumlah nama besar di balik produksinya.
Film tersebut dibintangi Ranbir Kapoor sebagai Rama, Sai Pallavi sebagai Sita, Yash sebagai Ravana, serta Sunny Deol sebagai Hanuman.
Dari sisi musik, proyek ini melibatkan komposer India A. R. Rahman dan komposer Hollywood Hans Zimmer. Keterlibatan Zimmer juga menjadi salah satu daya tarik karena menandai debutnya dalam sinema India.
Untuk efek visual, produksi film melibatkan DNEG dengan proses pascaproduksi yang disebut berlangsung lebih dari 600 hari.
Dari sisi skala produksi, anggaran untuk kedua bagian Ramayana diperkirakan mencapai ₹4.000 crore, yang menjadikannya salah satu proyek film terbesar dalam sejarah perfilman India.
Film ini juga direncanakan memiliki jangkauan distribusi global yang sangat luas, dengan rencana perilisan di sekitar 59.000 layar di seluruh dunia, terdiri atas sekitar 9.000 layar di India dan 50.000 layar di luar India.
Koreografi aksinya turut ditangani Terry Notary, yang sebelumnya terlibat dalam proyek seperti Planet of the Apes dan Avengers.
Dengan skala produksi tersebut, Ramayana: Part 1 memang lebih tepat dinantikan melalui jalur distribusi resmi. Untuk saat ini, penonton masih harus menunggu hingga 6 November 2026 untuk menyaksikannya di bioskop, sementara kepastian mengenai platform OTT dan tanggal streaming resminya masih menunggu pengumuman lebih lanjut.