Jakarta -
Menambahkan garam ke kopi bisa mengurangi rasa pahit dan menonjolkan rasa manis alaminya. Ini takaran garam yang tepat untuk kopi.
Biasanya garam hanya ada di dapur atau meja makan. Namun, bahan yang identik dengan rasa asin ini ternyata bisa ditambahkan ke secangkir kopi.
Bukan sekadar tren, cara ini sudah dilakukan di berbagai negara untuk mengurangi rasa pahit kopi. Bahkan, tambahan sedikit garam dapat membuat rasa manis dan aroma kopi lebih terasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, bagaimana garam bekerja saat dicampurkan ke kopi? Dikutip dari Perfect Daily Grind (9/3) berikut penjelasannya.
1. Kenapa Orang Menambahkan Garam ke Kopi?
Ilustrasi garam. Foto: Getty Images/iStockphoto
Menambahkan garam ke kopi ternyata sudah dilakukan di berbagai negara selama puluhan tahun. Cara ini dipercaya dapat menyeimbangkan rasa pahit, terutama pada kopi robusta dan sangrai gelap.
Sara Marquart, mantan Head of Flavour di Coffee Excellence Center, mengatakan garam dapat meredam rasa pahit tanpa tambahan bahan lain. Garam juga membantu menonjolkan rasa manis alami dan aroma kopi.
Pada 2009, Alton Brown turut mempopulerkan trik ini lewat acara Good Eats. Ia menyarankan menambahkan setengah sendok teh garam untuk secangkir kopi guna mengurangi rasa pahit.
2. Bagaimana Garam Bisa Mengurangi Rasa Pahit Kopi?
Rasa pahit kopi sebagian besar berasal dari chlorogenic acid lactones dan phenylindanes. Senyawa ini terbentuk saat biji kopi disangrai, terutama pada tingkat sangrai yang lebih gelap.
Cara menyeduh juga memengaruhi rasa pahit kopi. Ekstraksi berlebihan akibat air terlalu panas atau kopi diseduh terlalu lama dapat membuat rasanya lebih pahit.
Garam dapat mengurangi persepsi pahit karena ion natrium berinteraksi dengan reseptor rasa di lidah. Efek ini membantu menyeimbangkan rasa pahit yang muncul pada kopi.
Saat reseptor pahit dan asin aktif bersamaan, rasa pahit dapat ditekan sementara rasa manis lebih terasa. Karena itu, sedikit garam dapat membuat rasa alami kopi terasa lebih manis.
3. Cara Menambahkan Garam ke Kopi
Kopi campur garam Foto: Getty Images/iStockphoto/yoshinao motoi
Cara menambahkan garam ke kopi masih menjadi perdebatan, terutama soal waktu dan takarannya. Sara menyarankan garam dicampurkan ke bubuk kopi sebelum diseduh.
David Jameson, Pendiri Danelaw Specialty Coffee dan Mantan Head of Coffee and Sustainability Bewley's Tea and Coffee menyarankan garam ditambahkan setelah kopi jadi agar takarannya lebih mudah dikontrol.
Ia menyarankan mencicipi kopi terlebih dahulu, lalu menambahkan garam sedikit demi sedikit. Barista James Hoffmann menggunakan larutan garam dengan konsentrasi tertentu agar dosisnya lebih presisi.
Ia menemukan 0,3 gram larutan garam 20% dapat memperbaiki rasa dan tekstur kopi instan. Sara menyebut sekitar 0,5 gram garam per 1 liter kopi dapat mengurangi pahit dan menonjolkan rasa manis.
Sementara pakar roasting kopi Scott Rao menemukan 0,15 gram garam per 100 gram kopi seduh menghasilkan rasa yang paling enak.
4. Jangan Tambah Garam ke Kopi Mahal
Garam memang bisa membantu mengurangi rasa pahit pada kopi. Namun, David Jameson menilai kualitas biji kopi tetap menjadi faktor utama untuk menghasilkan rasa yang baik.
Pada kopi specialty berkualitas tinggi, garam justru bisa menutupi cita rasa yang halus. Karakter unik, keasaman, dan aroma kompleksnya pun menjadi lebih sulit dikenali.
David sendiri tidak akan otomatis menambahkan garam pada kopi langka berkualitas tinggi. Menurutnya, garam lebih cocok digunakan untuk membantu memperbaiki rasa kopi yang kurang enak.
5. Garam Lebih Cocok Ditambah untuk Kopi Pahit
Ilustrasi garam. Foto: Getty Images/iStockphoto
James Hoffmann mengatakan rasa pahit tidak selalu buruk pada kopi. Jika seimbang dengan rasa manis dan asam, sedikit pahit justru dapat membuat kopi terasa lebih nikmat.
Garam dapat membantu mengurangi rasa keras pada kopi berkualitas rendah atau sangrai gelap. Namun, penggunaannya perlu hati-hati agar tidak menutupi karakter asli kopi.
Pada kopi sangrai terang dengan cita rasa kompleks, garam bisa membuat rasa alaminya kurang terasa. Karena itu, tak ada salahnya bereksperimen dengan sedikit garam dan melihat hasil yang paling sesuai selera.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Video: Saat Kopi Jadi Tren, Masih Adakah Masa Depan Teh Jawa Barat?"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)