Putri KW kian percaya diri meski tersingkir di China Open
Jumat, 24 Juli 2026 21:16 WIB
Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani saat melawan wakil Jepang Tomoka Miyazaki pada perempat final China Open 2026 di Changzhou, China, Jumat (24/7/2026). Putri kalah dengan skor 21-16, 11-21, 9-21. (ANTARA/HO-PBSI)
Jakarta (ANTARA) - Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani mengaku makin percaya diri setelah menjalani dua turnamen terakhir, meski langkahnya terhenti pada perempat final China Open 2026 di Changzhou, China, Jumat.
Unggulan keenam itu harus mengakui keunggulan wakil Jepang Tomoka Miyazaki melalui pertandingan tiga gim 21-16, 11-21, 9-21.
“Banyak pelajaran yang saya ambil dari dua minggu ini, walau di sini kurang puas dengan penampilannya tapi minggu lalu bisa mengalahkan Wang Zhi Yi dan hampir menang dari Akane Yamaguchi cukup menumbuhkan kepercayaan diri yang lebih lagi,” ujar Putri dalam keterangan resmi PBSI setelah laga.
Putri sebelumnya mengalahkan tunggal putri China Wang Zhi Yi dan memberikan perlawanan ketat kepada wakil Jepang Akane Yamaguchi pada turnamen Japan Open, pekan lalu.
Hasil tersebut menjadi modal bagi Putri untuk meningkatkan keyakinannya menghadapi persaingan di level tertinggi, meski ia mengaku belum puas dengan penampilannya saat melawan Tomoka.
Putri sempat mengendalikan pertandingan dengan merebut gim pertama 21-16. Namun, ia kesulitan mempertahankan pola permainan pada dua gim berikutnya setelah terus berada dalam tekanan lawan.
“Secara permainan sebenarnya Tomoka tidak banyak berubah tapi faktor menang dan kalah angin cukup menentukan. Di gim ketiga dari awal dia terus menekan dan saya tidak bisa keluar dari tekanan. Dia mungkin bisa tampil lebih lepas dan saya terus kesulitan dengan pukulan-pukulan yang terlalu panjang atau nettingnya banyak tanggung,” kata Putri.
Pebulu tangkis 24 tahun itu tetap bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera, tetapi kecewa karena gagal menjaga performanya setelah memenangi gim pembuka.
“Tetap bersyukur keluar dari lapangan dengan tidak ada cedera apapun. Untuk hari ini saya rasa sangat nggak puas mainnya. Walaupun gim pertama menang, tapi gim kedua dan ketiga benar-benar tidak memuaskan,” ujar Putri.
Putri menilai konsistensi fokus menjadi aspek yang harus ditingkatkan agar mampu mempertahankan performa dalam rangkaian turnamen secara beruntun.
“Saya harus belajar lagi menahan fokus pikirannya biar tetap prima tidak hanya dalam satu atau dua pertandingan, tidak hanya satu turnamen tapi di dua atau tiga turnamen beruntun,” kata Putri.
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026