PSSI jalin kerja sama dengan Ajax Amsterdam - ANTARA News Ambon, Maluku

2026/09/12

Jakarta (ANTARA) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjalin kerja sama dengan klub Liga Belanda Ajax Amsterdam yang secara resmi akan dimulai pada Januari 2027 dengan program utama yakni pertukaran pelatih.

"Nanti Ajax akan mengirim beberapa pelatihnya ke Indonesia untuk periode tertentu. Mereka juga akan mulai melihat pelatih-pelatih mana yang memiliki potensi untuk kemudian dibawa atau mengikuti program di Ajax," kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.

Bagi Erick kerja sama ini menjadi sebuah kehormatan mengingat Ajax merupakan salah satu klub dengan catatan yang sangat baik dalam melahirkan pelatih-pelatih berlabel top.

Erick menambahkan kerja sama ini sekaligus menjadi langkah perpanjangan program yang sebelumnya telah dijalin oleh PSSI dengan Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB.

"Hubungannya selama ini juga PSSI dengan KNVB sangat baik. Ada beberapa kerja sama dengan KNVB, terutama mengenai pembangunan sepak bola di level akar rumput," kata Erick.

Secara terpisah Chief Executive Officer (CEO) Ajax Amsterdam Menno Geelen menilai kerja sama ini akan memberikan banyak keuntungan untuk kedua belah pihak.

Terlebih Menno mengatakan bahwa saat ini Indonesia dalam rekam jejak perkembangan sepak bola yang cukup baik.

"Perkembangannya bukan hanya di tim nasional putra, tetapi juga di tim nasional putri, tim-tim usia muda, dan kompetisi liga. Saya pikir apa yang Anda lakukan benar-benar sangat baik," kata Menno.

"Jadi, merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk bisa bekerja sama dengan Anda. Semoga Ajax bisa memberikan kontribusi lebih besar untuk membantu perkembangan sepak bola Indonesia," imbuhnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PSSI jalin kerja sama dengan Ajax Amsterdam

Pewarta: Fajar Satriyo
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.