PSSI dorong talenta putri U-17 tumbuh lewat ajang internasional
Jumat, 21 Agustus 2026 17:24 WIB
Pesepak bola Timnas Putri U16 Putri Nusantara, Kazumi Zalfa (kiri), berebut bola dengan pesepak bola Timnas Putri U16 Yordania, Taimaâa Mohammad (kanan), pada turnamen Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Timnas Putri U16 Putri Nusantara menang 3-1 atas Yordania, tetapi gagal melaju ke semifinal setelah tidak menempati dua posisi teratas Grup B. ANTARA FOTO/Nirza/app/tom. (ANTARA FOTO/NIRZA)
Jakarta (ANTARA) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terus mendorong pertumbuhan talenta putri usia muda melalui pengalaman bertanding dan berlatih di level internasional, termasuk perjalanan tim nasional putri Indonesia U-17 dari Clairefontaine, Prancis.
"Dukungan PSSI hadir dalam bentuk pengalaman nyata di dalam dan luar negeri," ujar Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Para pemain menjalani pemusatan latihan di Clairefontaine melalui kolaborasi PSSI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) pada 3–9 Mei 2026.
Setelah dari Prancis, para srikandi muda Indonesia mendapat kesempatan menguji kemampuan dalam Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 pada 14–23 Agustus di Supersoccer Arena, Kudus.
Dalam turnamen yang mempertemukan delapan tim dari tujuh negara Asia itu Indonesia menurunkan Garuda Pertiwi yang dilatih Timo Scheunemann dan Putri Nusantara yang ditangani Takumi Taniguchi.
"Kesempatan bertanding melawan negara-negara Asia sama pentingnya dengan hasil yang diraih di lapangan," kata Erick.
Ia menjelaskan, turnamen menjadi ruang untuk melihat perkembangan pemain secara menyeluruh, mulai kemampuan teknis dan pemahaman taktik, hingga pola hidup, sikap, mentalitas, dan kesiapan menghadapi tekanan pertandingan.
Pemain Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma mengatakan kesempatan tampil dalam kompetisi internasional membuat dirinya dan rekan-rekannya semakin memahami tuntutan sepak bola di level tinggi.
"Rasanya bangga sekali bisa mendapat kesempatan mewakili Indonesia di turnamen internasional," ujar Ayla.
Latihan di Prancis memberikan pengalaman berada dalam lingkungan sepak bola elite, sementara pertandingan di Kudus memberi kesempatan mengukur kemampuan secara langsung menghadapi pemain dari negara lain.
"Pengalaman ini membuat kami ingin terus belajar, bekerja keras, dan membuktikan bahwa talenta muda Indonesia siap berkembang," kata Ayla.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026