Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Mewah Kuningan Diduga Bunuh Diri, Polisi Ungkap Pemicunya

2026/07/17

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:25 WIB

Jakarta, VIVA – Polisi mengungkap perkembangan penyelidikan terkait penemuan jasad seorang pria berinisial WH (47) yang ditemukan meninggal dunia di balkon sebuah kamar hotel mewah di Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Baca Juga

Kejadiannya pada Rabu malam, 15 Juli 2026. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga korban meninggal dunia akibat bunuh diri menggunakan senjata api yang ditemukan di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, penyidik juga memastikan tidak menemukan adanya indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Polisi Joko Adi Wibowo mengatakan dugaan sementara mengarah pada aksi bunuh diri yang dipicu persoalan pribadi.

Baca Juga

"Dugaannya meninggal dunia karena mengakhiri hidupnya sendiri," ujar Joko, saat dikonfirmasi, Jumat, 17 Juli 2026.

Joko menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban menginap di hotel tersebut dan didampingi sopirnya. Namun, sang sopir tidak berada di dalam kamar, melainkan menunggu di area parkir hotel.

Baca Juga

Korban baru dicek setelah pihak keluarga menghubungi sopir karena merasa curiga usai menerima pesan dari korban.

"Korban menginap di hotel dan ditemani saksi, yaitu sopirnya. Sopir tidak berada di kamar, melainkan di parkir. Setelah mendapat telepon dari keluarga untuk mengecek, korban ditemukan sudah meninggal dunia," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, penyidik menduga persoalan rumah tangga menjadi latar belakang peristiwa tersebut. Meski demikian, menurut polisi, korban dan istrinya saat itu sebenarnya tengah berupaya memperbaiki hubungan.

"Masalahnya terkait urusan rumah tangga, hubungan suami istri. Sebenarnya mereka sedang akan memperbaiki hubungan, tetapi korban diduga merasa bersalah kepada istrinya," tutur Joko.

Polisi juga telah mengamankan senjata api yang ditemukan di lokasi sebagai barang bukti. Berdasarkan pemeriksaan sementara, senjata tersebut diketahui memiliki dokumen kepemilikan yang sah.

Selain itu, penyidik telah meminta keterangan sejumlah saksi dan belum menemukan adanya keterlibatan pihak lain dalam kematian korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak ada unsur kriminal. Saksi-saksi sudah didengar keterangannya dan hasil pemeriksaan menunjukkan korban sempat mengirim pesan serta meminta maaf kepada istri dan anaknya sebelum kejadian," tutur Joko.

Bunuh diri bukanlah solusi. Jika anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis dan memiliki pikiran untuk bunuh diri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Segera hubungi psikolog, psikiater, atau layanan bantuan darurat terdekat.

Konferensi pers terkait ledakan bom sisa Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua

Korban Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Bertambah, 9 Tewas dan 6 Luka

Jumlah korban dalam ledakan bom sisa Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua, bertambah. Sembilan orang tewas, sementara enam lainnya mengalami luka-luka.

VIVA.co.id

16 Juli 2026