Premi Asuransi Kesehatan Korporasi Ciputra Life Tumbuh 77% hingga Agustus 2026

2026/10/02

ILUSTRASI. Ciputra Life (Dok/Ciputra Life)

Reporter: Secillia Hafifah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Ciputra Indonesia atau Ciputra Life mencatat pertumbuhan signifikan pada lini Asuransi Kesehatan Korporasi atau Corporate Solution. Hingga Agustus 2026, pendapatan premi dari lini tersebut tumbuh 77% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Ciputra Life, Listianawati Sugiyanto mengatakan, peningkatan kebutuhan proteksi kesehatan korporasi turut didorong oleh tingginya inflasi medis dan semakin banyaknya temuan kasus penyakit kritis pada usia lebih muda.

Kombinasi antara inflasi medis yang tinggi dan semakin banyaknya temuan kasus penyakit kritis di usia yang lebih muda justru membuat perusahaan-perusahaan semakin menyadari pentingnya memberikan proteksi kesehatan yang memadai bagi karyawannya.

"Hal tersebut baik sebagai bagian dari kewajiban terhadap kesejahteraan karyawan (employee wellbeing) maupun sebagai strategi talent retention di tengah persaingan tenaga kerja saat ini,” ujar Listianawati kepada Kontan, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga: Ciputra Life Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp 107,1 Miliar pada Semester I-2026

Menurutnya, peningkatan kebutuhan perlindungan tersebut tercermin dari pertumbuhan pendapatan premi Corporate Solution sebesar 77% hingga Agustus 2026.

Ciputra Life saat ini berfokus pada kebutuhan perlindungan kesehatan korporasi, termasuk proteksi penyakit kritis sesuai ketentuan masing-masing polis.

“Sejalan dengan fokus bisnis yang kami sampaikan sebelumnya, Ciputra Life saat ini lebih banyak melihat perkembangan kebutuhan perlindungan kesehatan dari perspektif Corporate Solution atau Asuransi Kesehatan Korporasi, yang juga mencakup kebutuhan akan proteksi penyakit kritis sesuai ketentuan masing-masing Polis,” katanya.

Dari sisi premi, penyesuaian dilakukan saat perpanjangan atau renewal polis dengan mempertimbangkan profil risiko dan pengalaman klaim masing-masing kelompok nasabah. Ciputra Life tidak melakukan repricing premi secara signifikan di tengah periode pertanggungan.

Baca Juga: Ciputra Life Sebut Program Penjaminan Polis Bisa Berdampak Positif pada Perasuransian

Dari sisi premi, dalam bisnis Corporate Solution, premi umumnya dibayarkan secara tahunan dan penyesuaian premi dilakukan pada saat perpanjangan atau renewal polis, dengan mempertimbangkan antara lain profil risiko dan pengalaman klaim dari masing-masing kelompok nasabah. 

“Sejauh ini, kami tidak melakukan repricing premi secara signifikan di tengah periode pertanggungan,” jelas Listianawati.

Di sisi lain, inflasi medis memberikan tekanan terhadap struktur biaya klaim Corporate Solution, mulai dari kenaikan tarif layanan rumah sakit, harga obat, teknologi hingga biaya tindakan medis. Kondisi tersebut turut memengaruhi rasio klaim secara keseluruhan.

Untuk menjaga keseimbangan antara harga produk dan keberlanjutan portofolio, Ciputra Life melakukan penyesuaian tarif premi berdasarkan kajian aktuaria.

“Menanggapi hal tersebut, penyesuaian tarif premi bukan sesuatu yang kami lakukan secara serta-merta, melainkan melalui kajian aktuaria yang matang dan selektif, dengan mempertimbangkan tren klaim, karakteristik risiko masing-masing segmen nasabah korporasi, serta prinsip keberlanjutan portofolio,” pungkas Listianawati.

Baca Juga: Kredit Perbankan Tumbuh Dobel Digit, Ciputra Life: Berdampak Positif Terhadap Premi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag