Kotabaru, Kalsel (ANTARA) - Puncak Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru diikuti sebanyak 2.000 anggota yang berasal dari 13 kabupaten/kota di provinsi ini.
Ketua Panitia Pelaksana H. Ahmad Fitriadi, mengatakan rangkaian Hari Pramuka ke-65 diisi berbagai kegiatan pembinaan, perkemahan dan perlombaan yang melibatkan sekitar 2.000 anggota Pramuka dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
"Di antaranya Kemah Bakti Pelajar Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Bina Bamega, Sungai Belingkar, Desa Sigam, yang diikuti sekitar 420 Pramuka Penggalang, serta Perkemahan Bakti Tingkat Cabang Saka Bakti Husada di kawasan Pantai Gedambaan dengan peserta sekitar 230 Pramuka Penegak," katanya di Kotabaru.
Baca juga: Bupati HSU dorong lahirnya generasi kreatif pramuka
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kotabaru Syairi Mukhlis, bersyukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kotabaru sebagai tuan rumah peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang berkumpul dan berkompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kemandirian, pengabdian dan penguatan persaudaraan generasi muda.
“Acara boleh berakhir, tetapi persaudaraan jangan berakhir. Kegiatan boleh selesai, tetapi pengabdian jangan berhenti,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh anggota Pramuka membawa pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan untuk diterapkan di sekolah, pangkalan dan lingkungan masing-masing.
“Teruslah belajar, teruslah berkarya, teruslah mengabdi dan teruslah menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi orang lain,” lanjutnya.
Dengan berakhirnya malam puncak tersebut, rangkaian Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Kotabaru resmi ditutup. Namun, semangat kepramukaan diharapkan terus tumbuh melalui pendidikan karakter, persaudaraan dan pengabdian.
Sementara itu, rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru mengusung semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” dengan tema Tut Wuri Handayani yang bermakna “Di belakang memberi dorongan”.
Pewarta: Ahmad Nurahsin Q
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.