Prabowo titipkan estafet kepemimpinan bangsa pada pamong praja muda

2026/07/29

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pamong praja muda merupakan generasi penerus yang akan memegang estafet kepemimpinan pemerintahan sekaligus menentukan keberhasilan pembangunan Indonesia di masa depan.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam amanatnya pada pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 di Lapangan IPDN Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu.

"Kami di sini bekerja dan mengabdi untuk membuka jalan bagi saudara-saudara sekalian. Saudara adalah anak-anak kami yang kami siapkan untuk menjaga Republik ini setelah kami sudah tidak ada," kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa para pamong praja muda harus mempersiapkan diri menjadi pemimpin terbaik yang mampu menggerakkan birokrasi pemerintahan dan memastikan setiap program pembangunan terlaksana secara efektif.

Kepala Negara menekankan bahwa keberhasilan berbagai gagasan, rencana, dan kebijakan pemerintah sangat bergantung pada implementasi yang baik di lapangan.

Dalam amanatnya, Presiden mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan potensi dan kekayaan alam yang melimpah.

Menurut dia, besarnya potensi tersebut menjadikan Indonesia sejak lama menjadi sasaran berbagai kepentingan bangsa lain, sehingga persatuan nasional harus terus dijaga.

"Divide et impera, pecah belah dan berkuasa. Itu adalah hukum mereka, itu adalah ilmu mereka. Divide et impera, pecah belah. Pecah belah antara suku, pecah belah antara agama. Pecah belah antara ras, pecah belah antara kelompok etnis, pecah belah antara golongan," kata Presiden Prabowo.

Baca juga: Prabowo: Seleksi IPDN buktikan sistem meritokrasi berjalan

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemajuan sebuah negara sangat ditentukan oleh kualitas pemerintahan dalam negeri. Karena itu dia menekankan bahwa birokrasi harus dijalankan secara profesional, disiplin, bersih dari korupsi, serta senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat.

Dia juga menyampaikan bahwa cita-cita mewujudkan Indonesia sebagai negara maju, modern, mandiri, serta mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat semakin mendekati kenyataan.

Dia menyampaikan bahwa berbagai proyeksi dunia menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar dalam beberapa dekade mendatang.

"Cita-cita besar itu sudah di ambang kenyataan. Semua pakar dunia meramalkan bahwa 25 tahun lagi Indonesia akan menjadi ekonomi keempat di dunia, di atas Prancis, Jerman, dan Inggris," ujarnya.

Ia mengingat bahwa keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antar-lembaga dan seluruh elemen bangsa. Presiden Prabowo meminta para pamong praja muda untuk menjadi pemimpin yang rendah hati, mampu membangun kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, serta menjunjung tinggi semangat saling menghormati dan saling menguatkan.

Baca juga: Putra dari buruh bangunan asal NTT jadi lulusan terbaik IPDN 2026

Baca juga: Prabowo minta pamong praja layani rakyat tanpa kesombongan

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.