Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto meminta pamong praja muda menghindari birokrasi yang berbelit-belit dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Dalam pengarahan pada pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sumedang, Jawa Barat, Rabu, Presiden menegaskan bahwa pamong praja merupakan aparatur negara yang berkewajiban menjaga nama baik negara melalui pelayanan kepada masyarakat.
"Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Rakyat kita tidak perlu pemimpin-pemimpin yang tidak bekerja dengan sebaik-baiknya," ujar Prabowo.
Menurut Presiden, masyarakat membutuhkan aparatur yang bekerja secara jujur, disiplin, bersih, tidak korup, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan.
Ia menegaskan bahwa masyarakat akan menilai negara melalui sikap, keputusan, dan integritas para pamong praja dalam menjalankan tugas.
"Rakyat yang akan merasakan apakah negara peduli dengan rakyatnya atau tidak. Dan dari keputusan-keputusan saudara, rakyat akan menilai apakah negara layak dipercaya atau tidak," katanya.
Prabowo meminta para pamong praja bekerja sebaik-baiknya karena pelayanan yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada negara, sedangkan pelayanan yang buruk dapat merusak kepercayaan tersebut.
Ia juga mengingatkan para pamong praja muda agar menjaga integritas sebagai calon pemimpin birokrasi yang akan menentukan keberhasilan pembangunan di lapangan.
Baca juga: Prabowo minta pamong praja layani rakyat tanpa kesombongan
Baca juga: Prabowo tekankan kolaborasi bagi pamong praja muda
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.