Polresta Bengkulu tangkap 50 orang terlibat geng motor - ANTARA News Bengkulu

2026/07/17

Kota Bengkulu (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu menangkap sebanyak 50 orang yang diduga terlibat aksi geng motor di wilayah tersebut sejak tiga bulan terakhir.

Penangkapan terhadap 50 orang tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas aksi kelompok gangster yang belakangan meresahkan masyarakat.

"Kita telah melakukan pemetaan dari mana mereka beraksi dan aparat kepolisian terus mencari keberadaan geng-geng itu. Dalam tiga bulan terakhir sudah 50 orang kita amankan dan proses hukumnya terus berjalan," kata Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat di Kota Bengkulu, Jumat.

Baca juga: Gubernur Bengkulu minta MPLS fokus dalam bentuk karakter siswa

Untuk itu, dia terus mengimbau kepada kalangan remaja di wilayah Kota Bengkulu agar tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan diri sendiri ataupun masyarakat.

Sebab, saat ini pihaknya terus melakukan razia dan memanfaatkan teknologi facial recognition untuk membantu mengidentifikasi pelaku tindak kriminal maupun kelompok yang membuat keresahan di masyarakat.

Rahmad juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap gangguan keamanan melalui layanan 110 milik Polri maupun 112 milik Pemerintah Kota Bengkulu, atau langsung kepada anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bengkulu, Babinsa maupun Bhabinkamtibmas.

Kegiatan tersebut dilakukan, selain mencegah aksi begal, geng motor dan lainnya yang terjadi pada malam hari, patroli tersebut juga mengantisipasi terjadinya balap liar dan tawuran antar pelajar di Kota Bengkulu.

Dia menegaskan pihaknya akan menindak tegas dan tidak akan mentolerir aksi tawuran atau yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bengkulu.

Dengan dilaksanakannya patroli pada malam hari terakhir diharapkan dapat mencegah aksi geng motor dan lainnya serta untuk menjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat Kota Bengkulu.

Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.