Bengkayang (ANTARA) - Polres Bengkayang bersama Bhayangkari Cabang Bengkayang menyalurkan bantuan 100 paket sembako kepada warga terdampak kebakaran Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran kepolisian bersama Bhayangkari kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak kebakaran. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah mengalami musibah,” katanya saat menyerahkan bantuan di Bengkayang, Minggu.
Menurut dia, dukungan terhadap korban tidak hanya berupa bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga memastikan masyarakat mengetahui bahwa pemerintah dan seluruh unsur terkait turut bersama-sama membantu proses pemulihan.
“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa mereka tidak sendiri. TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait akan terus bersama-sama membantu proses pemulihan pascakebakaran,” ujarnya.
Selain kepada korban, bantuan juga disalurkan kepada perwakilan petugas pemadam kebakaran yang terlibat langsung dalam penanganan kebakaran di kawasan Pasar Sungai Duri.
Syahirul menyampaikan apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran dan masyarakat yang telah bekerja bersama dalam upaya memadamkan api serta menangani dampak kebakaran.
“Terima kasih kepada seluruh petugas pemadam kebakaran dan masyarakat yang telah berjuang bersama dalam menangani kebakaran. Sinergi dan gotong royong seperti ini sangat penting dalam menghadapi situasi darurat,” katanya.
Kapolres berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa pemulihan sekaligus memperkuat gotong royong antara pemerintah, aparat keamanan, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat dalam penanganan dampak kebakaran Pasar Sungai Duri.
Kebakaran yang terjadi pada Kamis (20/8) malam menghanguskan 50 unit ruko dengan 39 kepala keluarga terdampak dengan kerugian yang ditafsir mencapai Rp70 miliar.
Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.