Wamena, VIVA – Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkap fakta baru dibalik insiden penembakan sopir travel berinisial AS (41) oleh Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kawasan Jalan Poros Habema KM 32, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa, 15 September 2026 lalu.
Baca Juga
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, pihaknya menemukan barang bukti berupa selongsong peluru laras panjang saat tim melakukan evakuasi terhadap jasad sopir travel berinisial AS.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ditemukan satu butir selongsong amunisi laras panjang kaliber 5,56 milimeter serta satu buah tas yang berisi identitas korban,” kata Yusuf, kepada wartawan, Kamis, 17 September 2026.
Baca Juga
Namun, Yusuf menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa menjadi terang.
Termasuk saat ini, tim tengah memburu para pelaku penembakan yang diduga berasal dari kelompok Kodap III Ndugama.
Baca Juga
“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengejar dan menangkap pelaku kejahatan ini. Ada informasi yang mengarah kepada kelompok Kodap III Ndugama yang berada di sekitar lokasi, namun informasi tersebut masih harus kami dalami dan verifikasi lebih lanjut,” kata Yusuf.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani menegaskan bahwa atas peristiwa ini, pihaknya memastikan bahwa keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai dugaan kekerasan terhadap masyarakat di wilayah Habema.
“Kami melakukan langkah penanganan secara profesional dan terukur, mulai dari pencarian, TPTKP, olah TKP, pengamanan barang bukti, hingga evakuasi korban,” tegasnya.
Sebelumnya, Viral di media sosial terkait adanya Kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menembak sopir travel rute Wamena–Mbua berinisial AS (41) di kawasan Jalan Poros Habema KM 32, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa, 15 September 2026.
Penembakan ini terjadi saat AS berangkat dari Ilekma menuju Mbua. Korban diketahui tengah membawa sembilan orang penumpang dan bahan kebutuhan pokok.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kemudian, saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP), rombongan travel ini diduga dihadang oleh kelompok bersenjata di kawasan Habema, sekitar pukul 08.30 WIT.
Setelahnya, aparat menemukan kendaraan dan korban dengan keadaan hangus terbakar.
Halaman Selanjutnya
tvOnenews.com/Adinda Safira