Polisi amankan sembilan pemuda pengguna tembakau sintetis di Jaktim

2026/09/27

Jakarta (ANTARA) - Tim gabungan Satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan sembilan pemuda yang diduga terlibat penyalahgunaan tembakau sintetis di kawasan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, pada Minggu dini hari.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto menjelaskan penangkapan dilakukan saat petugas melakukan patroli gabungan dan menyisir kawasan Jalan Merbabu sekitar pukul 04.30 WIB.

"Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa sembilan klip diduga tembakau sintetis, sejumlah telepon seluler, tiga unit sepeda motor, serta satu botol minuman keras," kata Henik dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Kesembilan orang beserta seluruh barang bukti tersebut kemudian digiring ke Mapolres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Henik menegaskan kegiatan patroli gabungan ini merupakan langkah preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada jam-jam rawan.

"Patroli ini untuk mencegah terjadinya tawuran, penyalahgunaan narkotika, kejahatan jalanan, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Setiap informasi dan temuan di lapangan akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan," ujarnya.

Ia menambahkan patroli rutin pada malam hingga dini hari akan terus ditingkatkan demi menjaga situasi ibu kota tetap aman dan kondusif.

Henik juga mengimbau masyarakat untuk turut serta mengawasi lingkungan sekitar dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan gratis Call Center Polri 110.

Baca juga: Polisi tangkap dua pria saat transaksi 102,63 gram tembakau sintetis

Baca juga: Polisi bongkar peredaran tembakau sintetis dari indekos di Pademangan

Baca juga: Polda Metro Jaya bongkar lab rumahan tembakau sintetis di Jakpus

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.