Polda Sulteng targetkan satu Bhabinkamtibmas di setiap desa
Sabtu, 26 September 2026 11:20 WIB
Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sulteng Kombes Pol. Sirajuddin Ramly. ANTARA/HO-Polda Sulteng
Kota Palu (ANTARA) - Polda Sulawesi Tengah menargetkan pemenuhan satu personel Bhabinkamtibmas di setiap desa dan kelurahan untuk memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol. Sirajuddin Ramly di Palu, Sabtu, mengatakan saat ini terdapat 1.097 personel Bhabinkamtibmas yang tersebar di seluruh polres jajaran.
"Tentunya secara ideal, satu desa atau kelurahan diampu oleh satu personel Bhabinkamtibmas, tetapi disebabkan keterbatasan jumlah personel maka sebagian Bhabinkamtibmas masih membina dua hingga tiga desa," kata Sirajuddin.
Ia mengatakan sejumlah polres jajaran telah dijadikan sebagai percontohan penerapan satu desa satu Bhabinkamtibmas, salah satunya di Kota Palu.
"Contohnya di Kota Palu terdapat kelurahan yang ditempatkan hingga dua personel Bhabinkamtibmas menyesuaikan dengan kompleksitas serta dinamika kerawanan wilayah di kawasan tersebut," katanya.
Polda Sulawesi Tengah terus memperkuat jumlah dan kapasitas personel Bhabinkamtibmas karena keberadaan mereka menjadi bagian penting dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Bhabinkamtibmas berada di tingkat akar rumput serta bersentuhan langsung dengan masyarakat sehari-hari. Sehingga tugas utamanya melakukan pencegahan, deteksi dini potensi konflik, serta membangun kemitraan bersama warga," ujarnya.
Sirajuddin menuturkan penguatan peran Bhabinkamtibmas tidak hanya dilakukan dari sisi jumlah personel, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan.
Menurut dia, setiap anggota dibekali berbagai kemampuan, seperti komunikasi publik, pemahaman moderasi beragama bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta pendampingan sektor pertanian untuk mendukung ketahanan pangan.
"Jadi Bhabinkamtibmas yang ada di desa-desa harus intens melakukan interaksi, melakukan komunikasi, ikut aktif dalam kegiatan-kegiatan masyarakat," katanya.
Sirajuddin juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat untuk berkolaborasi dengan kepolisian serta mengoptimalkan saluran komunikasi cepat melalui layanan Call Center 110 apabila menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Keamanan dan ketertiban adalah prasyarat utama keberlanjutan pembangunan dan investasi di daerah. Karena itu, sinergi antara Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga merupakan hal yang mutlak," ujarnya.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026